Forwat Panwaslu Kota Tangerang

Panwaslu ajak Forwat awasi pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang menggelar sosialisasi pilkada 2018 kepada Forum Wartawan Tangerang (Forwat) di Camp Cafe depan Kantor Puspem Kota Tangerang.

Selain itu, acara ini juga dijadikan ajang silaturahmi antara Panwaslu Kota Tangerang dengan Forwat. Harapannya, Panwaslu dan Forwat dapat menjalin kemitraan dalam mengawasi pelaksanaan pilkada 2018 di kota Tangerang.

“Panwaslu Kota Tangerang ingin mengajak rekan-rekan wartawan bergandengan tangan, dalam konteks pilkada mengawasi  seluruh proses pesta demokrasi masyarakat ini dari berbagai hal yang melanggar aturan, dimana tanggal 15 Februari nanti sudah memasuki masa kampanye. Karena itu, mari bersama kita kawal, agar proses ini bisa berjalan dengan baik tanpa sedikitpun ada pelanggaran,” ujar Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Agus Muslim kepada awak media  dalam acara sosialisasi tersebut, Rabu (7/2).

Agus menjelaskan, bahwa Forwat adalah organisasi wartawan pertama yang diikutkan dalam sosialisasi pilkada 2018, dan diminta bantuannya untuk mengawasi pelaksanaan pilkada di Kota Tangerang. Dan, nantinya akan berkelanjutan kepada organisasi wartawan lainnya, seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang, Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang, serta kompomem masyarakat  yang peduli akan Kota Tangerang.

“Yah kedepannya kita akan terus bangun komunikasi ini, dan tidak hanya sekali mudah mudahan berkelanjutan sampai sukses pilkada nanti,” jelasnya.

Agus juga menjelaskan, Panwaslu Kota Tangerang berharap, dengan dilakukannya sosialisasi yang melibatkan kawan kawan wartawan dalam membantu Panwaslu Kota Tangerang untuk mensukseskan pilkada Kota Tangerang 2018.

“Harapan saya, pilkada tahun ini bisa sukses, dan saya meminta kepada semua yang perduli untuk membantu kami, supaya tidak ada pelanggaran- pelanggaran yang terjadi saat pilkada,” ujarnya.

Sementara Ketua Forwat, Andi Lala mengatakan, pers  memiliki beberapa fungsi, salah satunya adalah sebagai social control, dengan fungsi  itu diharapkan para jurnalis bisa bersinergi melakukan pengawasan terhadap setiap  proses atau tahapan pilkada 2018 di Kota Tangerang.

“Jika teman-teman menemukan suatu pelangaran segera dilaporkan ke Panwas atau KPU Kota Tangerang, lakukan itu dengan cara yang elegan berimbang tanpa berpihak kepentingan politik tertentu,” terang Lala.

Lanjut dia, pengawasan terhadap penyelengaraan pilkada itu penting, apa lagi penyelangaraan pilkada di Kota Tangerang kali ini hanya diikuti oleh satu pasangan calon, calon tunggal.

“Di Kota Tangerang baru kali ini dalam Pilkada dengan hanya calon tunggal, maka dalam penyelengaraannya tidak menutut kemungkinan ada pelangaran. Oleh sebab itu, kita sebagai jurnalis harus bisa memberi pengawasan dan selalu berkoordinasi jika ada temuan,” kata Lala. (H3n/Fwt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

SIDAK SUMUR RESAPAN BANJAR - WALIKOTA6

Pemkot Tangerang tawarkan Sumur Abas untuk atasi banjir

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Jumat  siang (12/10) mengunjungi ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com