Sidak Disperindak Tangsel

Disperindag Tangsel bersama BPOM sidak produk ikan Mackerel di supermarket dan pasmod

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  –  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Serang menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke supermarket dan pasar modern yang ada di Tangsel, Kamis (5/4).

Sidak tersebut guna memantau peredaran produk ikan Mackrel yang mengandung parasit cacing dan izinya sudah ditarik BPOM.

Kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardiana menjelaskan, sidak dilakukan bersama dengan BPOM, Dinas Kesehatan, untuk memantau apakah masih ada produk ikan kaleng Mackerel yang beredar di supermarket dan pasar modern di Tangsel.

Dalam sidak kali ini, dirinya bersama dengan tim menyidak sebuah swalayan Giant Ekpres BSD. “Untuk di Giant BSD ikan Mackerel tersebut sudah tidak ada di display, dan sudah dikemas untuk di retur di gudang,”ungkap Maya.

Maya mengimbau untuk segera di proses sisa merk yang sedang menunggu retur dari pihak pengelola. Dan pihak Grocery Manager Giant BSD Pardingotan Limbong langsung menjawab  dari 27 merk ikan Mackerel yang sudah ditarik oleh manajemen, tersisa 5 merk yang sedang menunggu proses retur.

“Sudah ada 22 merk ikan Mackerel yang sudah tinggal proses retur saja dari pihak sana, seluruh 27 merk sudah tidak kami pajang di instalasi tapi ada digudang,” ujar Pardingotan.

Menurutnya, pihak Giant langsung menarik pejualan 27 merk ikan makarel tersebut ketika surat keluar dari BPOM pada 28 Maret 2018.

Setelah dari Giant, Maya dengan tim langsung melakukan sidak ke Superindo Teras Kota. Sama seperti di Giant, di Superindo sudah menarik 27 merk ikan Mackerel dari display, dan dalam proses retur.

“Sudah kami packing kalengnya, tinggal tunggu diambil oleh pihak sana dan minta retur saja,” ujar Dita manajer Superindo kepada Kadisperindag Maya.

Dari pantauan terdapat tujuh buah kardus berisi penuh ikan Mackerel tersebut yang siap ambil pihak produsen.

Terbukti dari dua supermarket raksasa tersebut tidak ditemukan indikasi dijualnya ikan Mackerel dalam kaleng yang dijual di instalasi.

“Artinya imbauan BPOM sudah ditanggapi secara baik oleh pihak  pengelola supermarket dan akan terus kami awasi penjualannya,” katanya.

Sementara di pasar modern BSD, tim menemukan ada 8 kaleng yang masih dipajang di display, dan disperindag meminta untuk ditarik agar tidak dijual ke konsumen.

Juju pemilik took Juju di pasar modern, mengatakan dirinya tidak tahu, makanya masih menyimpang Mackerel tersebut di display toko. “Saya baru tahu, makanya saya langsung turunkan dari display,” katanya singkat. (1st /*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Mendag pantau bapok di Kendari

H-3 Lebaran 2018, Mendag tegaskan harga bapok di Kendari aman terkendali

Kendari, SUARA TANGERANG  – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kembali memantau harga bahan pokok (bapok) menjelang ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com