FGD PWI Banten

FGD PWI Banten : Hindari hoax, wartawan harus bekerja sesuai kode etik

Serang, SUARA TANGERANG – Profesionalisme wartawan dipertaruhkan. Ancamam terhadap wartawan saat ini masih mengincar. Sebab itu, wartawan harus berpedoman teguh  kepada UU No 40 tentang Pers Tahun 1999, dan Kode Etik Jurnalistik. Hal ini dikatakan Ilham Bintang, Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat. Saat dirinya menjadi narasumber Fokus  Grup Discussion (FGD) yang digelar PWI Banten di Hotel Horison Ultima  Ratu, Jumat  (13/4).

“Wartawan bekerja mentaati kode etik saja bisa dipenjara. Apalagi tidak taat kode etik, “ujar Ilham Bintang.

Dia berharap, jurnalis harus melakukan cek and ricek terhadap apa yang akan ditulis dan disebarkan melalui karya jurnalistiknya. ” Kalau mau aman. Kita bermain dalam kode etik saja. Saya yakin, kita akan aman dalam bekerja,” aku Bintang.

Sementara itu, Agus Sudibyo Ketua Jaringan Masyarakat Anti Hoax Indonesia (Jawarah) mengatakan, semoga insan pers tidak menjadikan hoax sumber berita, dan juga menjadikan hoax sebagai referensi berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Jurnalis jangan jadi follower hoax. Dengan kita ikut menyebarkan hoax, menjadi sumber berita,” katanya. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

SMSI Pemprov Lampung

Safari Digital, SMSI ajak Pemprov Lampung bersinergi

Lampung, SUARA TANGERANG  -Guna meningkatkan sinergi di dunia digital, pengurus Serikat Media Siber (SMSI) Pusat ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com