BREAKING NEWS
Disperindag Tangsel

Disperindag Tangsel gelar sosialisasi kebijakan penyederhanaan ekspor impor

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar sosialisasi kebijakan penyederhanaan prosedur dan dokumen ekspor impor yang diikuti sebanyak 150 peserta bertempat di Intermark, BSD, Serpong, Kamis (26/4).

Menurut ali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, perdagangan barang dan jasa merupakan kegiatan usaha yang cukup dominan bagi pergerakan roda perekonomian Kota Tangsel. Di tahun 2018 ini tercatat ada 683 perusahaan importir dan 8 perusahaan eksportir aktif yang berada di Tangsel, sehingga dengan potensi ini diharapkan Kota Tangsel mampu dan siap untuk masuk dan turut serta secara aktif  dalam perkembangan dunia usaha di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya beraharap para importir dapat berupaya mengembangkan ekspor produk Indonesia ke negara-negara yang saat ini menjadi eksportir ke negara Indonesia, sehingga neraca perdagangan bisa lebih berimbang.” harapnya.

Sementara itu, untuk menunjang kelancaran dan percepatan usaha perdagangan bagi pengusaha terutama importir dan eksportir, pemerintah pusat telah  memfasilitasi dengan regulasi dan melakukan penyederhanaan terhadap proses perizinan dan transaksi serta pendukung lainnya dalam hal ekspor impor.

Selain menunjang kelancaran dan kecepatan usaha, pemerintah juga berupaya mereformasi mekanisme dan sistem pelayanan perdagangan secara terus menerus dengan harapan pelaku usaha, yaitu eksportir dan importir untuk dapat bertahan dan bersaing dalam perdagangan global.

Pemerintah telah mengambil kebijakan di bidang impor dengan menetapkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 48 Tahun 2015 tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor, dan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 17/pmk.010/2018 tentang Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif Bea Masuk Atas Barang Impor.

Selanjutnya, Kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardiana, menjelaskan, pemerintah kota hadir sebagai fasilitator. “Sosialisasi kebijakan penyederhanaan prosedur dokumen ekspor dan impor bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pada pelaku usaha tentang aturan dan prosedur perdagangan luar negeri dan kepabeanan,”ungkapnya.

Harapannya, apa yagn dilakukan pemerintah tersebut dapat mampu meningkatkan volume dan nilai ekspor produk Indonesia serta meminimalisir atau bahkan menurunkan volume nilai impor dengan lebih mencintai produk-produk Indonesia.(1st/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Airin Rachmi Diany

Disperindag Tangsel beri pelatihan GMP untuk kelompok usaha bersama

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beri ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com