Stop Bullying di CFD

Besok, KPAI bersama sejumlah elemen masyarakat akan gelar kampanye stop bullying di CFD Jakarta

Jakarta, SUARA TANGERANG – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Surya Film  bersama ratusan siswa dan guru, perwakilan Kementerian PPPA,  sejumlah seleb tanah air seperti: Syahrini,  Hotman Paris,  Saykoji,  Young lex,  Tony Q, Joni Iskandar, Gugun, Ridwan Remin (stand up comedy), dll, besok pagi, akan menggelar acara kampanye stop bullying di Car Free Day, Jakarta, Minggu (13/5).

Menurut Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Lisyarti, bahwa acara ini merupakan bagian dari kampanye anti bulling yang dilakukan  beberapa waktu lalu, dalam rangka memperingati Hari Anti Bullying Internasional.

Bullying adalah tindakan di mana satu orang atau lebih mencoba untuk menyakiti atau mengontrol orang lain dengan cara kekerasan. Bullying biasanya terjadi berulang dalam jangka waktu yang cukup panjang dan umumnya ada relasi tak seimbang antara korban dengan pelaku bullying.

Lanjut Retno, dampak bullying di dunia nyata maupun di dunia maya sama bahaya, bahkan beberapa kasus, korban memutuskan bunuh diri karena tidak tahan di bully.  “Tercatat, seorang siswi salah satu SMP di Kota Bekasi berinisial Vi memutuskan gantung diri setelah berbulan-bulan dihina sebagai anak tukang bubur,” ungkap Retno, Sabtu (12/5).

Sementara di Tegal, Jawa Tengah, EH, siswa kelas enam SD, mencoba bunuh diri. Bocah malang ini berusaha mengakhiri hidupnya sendiri karena malu belum membayar uang sekolah. Beruntung nyawa Eko berhasil ditolong.

Pada tahun 2017, EL(16), siswi di salah satu SMA negeri di Bangkinang, Kampar, Riau, ditemukan tewas tenggelam di sungai. Ada dugaan korban bunuh diri setelah tak tahan di-bully teman-temannya di sekolah.

Pihak keluarga EL menjelaskan  kalau korban selama ini sudah minta pindah sekolah. Alasannya karena korban sering di-bully kawan-kawannya, bahkan sudah beberapa hari terakhir korban sudah tidak mau sekolah lagi. Korban mendesak pihak keluarga segera memindahkannya ke sekolah lain.

“Melihat dampak negatif dari bullying tersebut, KPAI mengajak semua pihak untuk ikut ambil bagian berkolaborasi bareng berbagai pihak untuk mengkampanyekan Anti Bullying atau Stop Bullying,” ujar Retno.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Atal S Depari

Atal S Depari, visi baru PWI lima tahun ke depan

Jakarta, SUARA TANGERANG – Gerak langkah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) lima tahun ke depan, di ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com