Dubes Andy Bang Onim

Dubes RI untuk Yordania dan Palestina : Bang Onim adalah mata dan telinga saya di Jalur Gaza

Jakarta, SUARA TANGERANG –  Duta Besar (Dubes) RI untuk Kerajaan Yordania dan Negara Palestina, Andy Rachmianto mengaku secara konsisten memantau, dan sangat terbantu dengan keberadaan dan aktivitas Abdillah Onim akrab disapa Bang Onim yang menjalankan misi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Selain informasi-informasi terbaru seputar Jalur Gaza Palestina yang dapat diperoleh langsung secara akurat dari Bang Onim, menurut Dubes Andy, eksistensi Bang Onim menegaskan kehadiran Indonesia yang tetap setia mendukung perjuangan dan kemerdekaan rakyat Palestina.

“Bang Onim adalah mata dan telinga saya di Jalur Gaza,” sebut Dubes Andy di hadapan belasan pemimpin lembaga kemanusiaan dan sosial saat rapat bersama utusan UNRWA PBB di kantor Kementrian luar Negeri Republik Indonesia, Yordania beberapa waktu lalu.

Abdillah Onim, adalah aktivis solidaritas Palestina asal Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara yang juga dipercayakan sevagai ketua Koordinir Daarul Qur’an Nusantara cabang Jalur Gaza Palestina. Sejak kedatangannya di Gaza pada pertengahan 2010 silam, Bang Onim terus dan tanpa henti berjuang mengurangi penderitaan warga Gaza.

Abdillah Onim telah menghibahkan jiwa dan raganya untuk berkontribusi bagi perdamaian dunia dengan misi kemanusiaan di bumi Palestina.

Bang Onim dirikan Nusantara Palestina Centre di Jakarta

Nalurinya sebagai Aktivis Kemanusiaan senior mendorongnya  untuk terus meningkatkan kinerja dirinya dan tim untuk bekerja secara konsisten,  transparan dan profesional seperti dasar dan prinsif kerja yang dijalankan selama ini.

Maka pada bulan Maret 2018, ide untuk mendirikan lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan kemanusiaan akhirnya tercapai. Lembaga tersebut bernama Yayasan Nusantara Palestina Centre (NPC) di mana Bang Onim dalam Akta Pendirian atau  sesuai Akta Pendirian/Akte Notaris Eva Junaidi , SH, Nomor : AHU-0004686,AH.01.12.Tahun 2018. Tanggal 14 Maret 2018, tercatat Abdillah Onim sebagai Pendiri dan Pembina Yayasan NPC.

Ide ini berawal murni dari harapan Bang Onim sendiri, dan masukan dari berbagai kalangan mulai dari lembaga swasta  seperti NGO (Non Government Organisation)  hingga pemerintah. Selama 10 tahun di Jalur Gaza, Bang Onim berhasil membuktikan kinerjanya di bidang kemanusiaan yang mendapat apresiasi dari pemerintah, dalam hal ini Kedutaan Republik Indonesia di Amman Jordan.

Atas prestasi dan kontribusi itu, tahun lalu Agustus 2017, Bang Onim dan keluarga diundang khusus bertemu Dubes KBRI Jordan, Andy Nurmiyanto dalam momentum perayaan  Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sampai saat ini, Bang Onim dalam menjalankan tugasnya di Palestina, telah bermitra dengan lebih dari 30 NGO besar di Indonesia, dan lebih dari 20 NGO local di Palestina. Ritme kerja yang padat tersebut akan semakin tertata dengan baik dan profesional jika dikerjakan dalam satu lembaga khusus, sehingga evaluasi dan pelaporan kinerja akan semakin baik dan rapi di masa mendatang.

Saat ini Kantor Pusat Yayasan Nusantara Palestina Centre (NPC) tepatnya berada di Jalan Haji Alil No.78 RT/RW : 01/09 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur.  Kantor ini terbuka bagi siapa saja yang ingin bersilaturahmi dan bekerjasama tanpa memandang latar belakang atau golongan politik tertentu.

Yayasan  NPC berdiri dan untuk semua golongan, yang pada intinya menyatukan visi secara murni, dan konsen pada bidang Sosial kemanusiaan memabantu rakyat Palestina tanpa tujuan politik tertentu.

Aktivitas NPC dapat diikuti melalui website (dalam proses) dan  Medsos Yayasan, baik di Facebook (Yayasan Nusantara PS Centre) dan juga di Instagram (@nusantaraps). Adapun nomor kontak Yayasan bisa melalui nomor berikut; (021) 87788187 dan WA: +6282113131367.

Kantor Yayasan NPC juga menyediakan cenderamata khas Palestina yang didatangkan langsung dari Palestina.

Cenderamata berupa Syal Palestina, topi berbagai jenis lainnya merupakan 100 % hasil karya para wanita dan Janda Palestina yang hasil infaqnya akan dikembalikan lagi kepada mereka.

Yayasan NPC dibawa binaan Bang Onim yang dibantu oleh tim di Jakarta dan Palestina, lebih bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Palestina. Jadi bantuan-bantuan kemanusiaan lebih banyak diwujudkan dalam bentuk permberdayaan SDM masyarakat, seperti pelatihan menjahit (bordir) bagi para janda, program tahfiz Al-Qur’an, hingga pelatihan skill dan pengembangan diri.

Program-progam lain seperti bantuan air bersih, selimut musim dingin  adalah kegiatan rutin  yang akan terus digalakkan bersifat umum sesuai kesepatakan dengan mitra kerja NGO yang ingin menjalankan program-program kemanusiaan di Jalur Gaza.  Demikian pula bantuan obat-obatan akan menjadi prioritas program-program NPC karena kelangkaan obat masih terus terjadi di wilayah jajahan Israel tersebut. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Robocup-2018 Kanada

Robocup 2018, Ichiro dan Barelang FC harumkan nama Indonesia

Kanada, SUARA TANGERANG – Kabar membanggakan  dari Kanada, Tim Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com