Banner Margiono

Margiono diprediksi melenggang mulus ke kursi Tulungagung satu

Tulungagung, SUARA TANGERANG – Ketua Umum non aktif PWI Pusat Margiono diprediksi melenggang memenangkan pertarungan pemilihan Bupati Tulungagung dalam Pilbup 27 Juni 2018, setelah KPK menetapkan lawannya Syahri Mulyo sebagai tersangka.

Prediksi mulusnya Margiono melenggang ke kursi Tulungagung satu ini tidak bisa dilepaskan dari peristiwa hukum yang menerpa petahana Bupati Tulungagung  Syahri Mulyono dalam dua hari terakhir.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),  Kamis malam Jum’at  mengumumkan status dua kepala daerah menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Jawa Timur.

KPK menetapkan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, dan Wali Kota Blitar Muh Samanhudi Anwar sebagai tersangka.

Syahri Mulyo, bupati asal PDIP ini kembali maju sebagai calon petahana bupati Tulungagung,  sehingga ia harus nonaktif sebagai bupati Tulungagung untuk mengikuti Pilbup 27 Juni nanti. Dia berpasangan dengan Maryoto Bhirowo yang diusung PDIP (12 kursi) serta Partai Nasdem (satu kursi).

Kompetirornya adalah Ketua Umum PWI Non aktif Margiono berpasangan dengan Eko Prisdianto yang diusung sembilan parpol parlemen dengan total kekuatan 37 kursi.

Margiono merupakan Ketua Umum PWI Pusat dan sejak beberapa waktu lalu nonaktif sebagai ketua umum PWI seiring pencalonannya sebagai cabup di Pilkada Tulungagung.

“Setelah melakukan pemeriksaan 24 jam pertama dilanjutkan dengan perkara tadi sore, disimpulkan adanya tindak pidana korupsi,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers di kantor KPK, Jumat (8/6) dini hari.

Dia menjelaskan, Bupati Tulungagung Syahri Mulyo diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Begitu juga dengan Wali Kota Blitar Muh Samanhudi Anwar diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Blitar tahun anggaran 2018.

Saut menambahkan, Syahri ditetapkan sebagai tersangka sebagai penerima suap bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung Sutrisno dan Agung Prayitno.

Adapun tersangka pemberi dalam kasus Tulungagung Susilo Prabowo yang merupakan kontraktor.

Sementara kasus di Pemkot Blitar, Samanhudi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama Bambang Purnomo dari swasta. “SP (Susilo Prabowo, red) juga menjadi tersangka pemberi dalam kasus Blitar,” tegas Saut. (1st/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Deklarasi Relawan Barnus DIY Prabowo Sandi

Relawan Barnus DIY siap menangkan Prabowo – Sandi di Yogya

Yogyakarta, SUARA TANGERANG – Pasca Deklarasi  Nasional, 29 September 2018 di Semarang, Barisan Nusantara (Barnus) ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com