UAS Safari Dakwah di Pangkep

Nasehat UAS, bikin Santri PPMI Shohwatul Is’ad sumringah

Pangkep, SUARA TANGERANG – Santri Pondok Pesantren Moderen Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad Ma’rang nampak sumringah dengan nasehat Ustadz Abdul Somad (UAS). Para santri dinasehati untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu di pondok pesantren, Kamis (6/9).

Sejak pukul 15.00 WIB warga di sekitar pondok telah berbondong-bondong mendatangi lapangan untuk melihat UAS lansung dari dekat yang baru saja turun dari helikopter. Suasana di tempat acara pun bertambah meriah sesaat setelah sosok Ustadz sejuta viewr ini menampakkan diri.

Tepat pukul 17.00 WIB Ustadz Somad yang menggunakan baju koko berwarna putih, peci putih motif hijau, dan sorban merah itu hadir di tengah-tengah warga pondok. Dengan raham dan penuh senyum, UAS menyapa semua santri yang berbaris rapih di sepanjang jalan.

Hadirnya UAS ke Pangkep kali ini, selain safari dakwah dan silaturahmi dengan sahabatnya dan dengan civitas pondok, ternyata kehadirannya juga adalah dalam rangka peletakkan batu pertama pembangunan asrama putri PPMI Shohwatul Is’ad.

Pada kesempatan tersebut Ustaz Somad didaulat untuk membawakan dakwah dengan tema ‘Doa dan Silaturahmi Santri”. Kesempatan itu tak disia-siakan UAS untuk memotivasi para santri agar giat belajar dan menuntaskan pendidikan di Pondok Pesantren Shohwatul Is’ad.

UAS juga menceritakan pengalamannya saat belajar di luar negeri. “Saya mengalami kesulitan belajar di luar negeri karena selama ini, saya tidak menuntaskan belajar di pesantren, ujar UAS, Kamis (6/9/).

Menurutnya, ada suka dan duka yang ia rasakan selama belajar di Kairo dan Maroko,  tetapi itu dilakoninya dengan penuh semangat dan sungguh-sungguh hingga akhirnya ia dapat menyelesaikan studinya di perantauan tersebut.

Dai yang menolak menjadi calon wakil presiden ini pun dengan nada berkelakar kemudian menasehati para santri. “Saya manasehati anak-anakku yang di pondok ini, agar belajar sungguh-sungguh dan gantungkan cita-citamu setinggi langit, kata UAS.

Selanjutnya, kepada para santri, Ustadz asal Riau ini, mengingatkan bahwa mereka lebih baik dari pada anak-anak di luar, yang berpenampilan aneh dan tidak menutup aurat. “Santri Pondok Pesantren Shohwatul Is’ad beruntung berada di lingkungan baik, belajar dengan dukungan guru-guru yang terbaik,” ungkapnya.

UAS kemudian menjelaskan dengan nada bergurau, menyampaikan bahwa dengan berada di lingkungan pondok maka kita akan terpelihara pergaulan dan jauh dari narkoba.

“Dengan belajar di pondok pesantren, anak-anakku akan terhindar dari hal yang buruk, di luar sana,” pungkas Abdul Somad.

Sayangnya, tauziah UAS di Masjid Buqatil Ilmi Pondok Pesantren Shohwatul Is’ad Ma’rang hanya berlangsung singkat, dan diakhiri dengan doa bersama, meski begitu para santri terlihat sumringah. (1st/BIA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

DPAD - DPD KNPI Kota Tangerang

Tingkatkan minat baca kaum muda, DPKD Provinsi Banten gandeng KNPI Kota Tangerang

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG  –  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten (DPKD) Provinsi Banten ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com