Teleconference Kadindikbud Tangsel

Tujuh orang delegasi Dindikbud Tangsel ikut Diklat JICA di Jepang

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Indonesian Education Promoting Foundation (IEPF) mengirimkan 7 orang delegasi untuk mempelajari program pendidikan di Jepang.

Pendidikan merupakan suatu hal yang penting untuk mencetak sumber daya manusia yang sangat berkualitas, berkarakter serta berintelektual.

Maka dari itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Indonesian Education Promoting Foundation (IEPF) mengirimkan 7 delegasi untuk mempelajari program pendidikan lingkungan di Jepang.

Menurut Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono, 7 orang delegasi yang dikirik ke Jepang tersebut, teridi dari 4 pengawas pendidikan, 3 guru SMP di Tangsel untuk belajar pendidikan lingkungan di negara matahari terbit tersebut. “Dan, seluruh pembiayaan diklat adalah dari JICA,” kata Taryono setelah melakukan teleconference dengan delegasi Tangsel  yang sedang mengikuti Diklat di Jepang, Senin (10/9).

Saat teleconference tersebut, Taryono juga menyampaikan terima kasih kepada JICA karena sudah bekerjasama dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

“Kami ucapkan terima kasih kerjasama selama ini dalam rangka membangun pendidikan yang lebih baik. Kepada delegasi  Tangsel, saya pesan agar ikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya dan belajar dengan baik agar ilmu yang didapatkan bisa diterapkan di Indonesia, khususnya di Tangsel,” tuturnya.

Lanjutnya, 7 orang delegasi Tangsel tersebut akan mempelajari program pendidikan lingkungan selama 10 hari, terhitung sejak hari Minggu 9 September 2018 kemarin.

Untuk diketahui, JICA sendiri mempunyai program yakni Partnership Program (JPP) atau Program Kemitraan JICA yang merupakan suatu program dukungan JICA yang bertujuan mendorong pelaksanaan berbagai proyek pembangunan pada tingkat masyarakat di berbagai negara berkembang yang diprakarsai oleh berbagai mitra pembangunan Jepang khususnya lembaga swadaya masyarakat atau LSM, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi yang memiliki teknologi dan pengalaman dalam pembangunan.

Proyek JPP ditujukan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di berbagai negara. (1st/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Retno Lisyarti

KPAI: Sebagai pendidik, guru harus netral, tidak membawa pandangan politik ke dalam kelas

Jakarta, SUARA TANGERANG – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)  mengapresiasi Kepala SMAN 87 Jakarta dan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com