LPKSM dan Alexander Yurikho

Kasat Reskrim Alexander Yurikho minta maaf atas salah sebut UU Jaminan Fidusia

Kota Tangsel, SUARA TANGERANGAl insanu mahallul khotho wannisyani, pepatah Arab yang artinya, manusia itu tempatnya salah dan lupa ini, berlaku bagi siapa saja anak manusia, tak terkecuali pada Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKBP Alexander Yurikho.

Rabu lalu, 26 September 2018. Alex sapaan akrab Alexander Yurikho dalam acara konferensi pers kasus kejahatan fidusia yang menggelapkan belasan mobil mewah dari 7 perusahaan pembiayaan.

Dalam konferensi pers tersebut Alex oleh Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat  (LPKSM) se-Jawa Barat dan Banten menilai telah salah dalam penyebutan Undang-Undang Jaminan Fidusia Nomor 42 Tahun 1999. Oleh Alex disebut UU Nomor 14 Tahun 2019.

Akibat kesalahan tersebut, LPKS meminta Alex untuk mengklarifikasi pernyataannya dalam konferensi pers yang dilakukan beberapa haril lalu itu.

Juru bicara asosiasi LPKSM se-Jabar dan Banten, Agus Supriana dan Masjiknursaga mengatakan, kedatangan mereka ke Mapolres Tangsel melalui Kasat Reskrim AKBP Alexander Yurikho untuk mengklarifikasi kesalahan penyebutan UU Jaminan Fidusia yang salah pada saat konferensi pers, Rabu lalu.

“Kami asosiasi LPKSM se-Jabar dan Banten sengaja ingin mengklarifikasi sekaligus keberatan atan penyebutan yang salah tentang UU Jaminan Fidusia pada saat konferensi pers yang dilakukan Polres Tangsel beberapa hari lalu,” terang Agus, Jumat (28/9).

Lanjut Agus, hal lain yang juga menjadi keberatan LPKSM adalah pawa saat konferensi pers tersebut ada ucapan yang .

menggeneralisir atas perbuatan melawan hukum oknum LPKSM, tetapi mencap semua lembaga LPKSM bermasalah.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKBP Alexander Yurikho usai petemuan dengan asiosiasi LPKSM se-Jabar dan Banten itu, menyampaikan bahwa dirinya telah memohon maaf atas kekeliruan yang telah terjadi pada saat digelarnya konferensi pers pada Rabu, 26 September 2018 kemarin.

“Saya meminta maaf atas kekeliruan yang telah terjadi pada saat digelarnya konferensi pers pada, 26 September kemarin. Saya juga menyampaikan terima kasih atas koreksi yang telah dilakukan oleh rekan-rekan mitra kami dari asosiasi LPKSM,” pungkasnya.

Terkait permintaan maaf Kasat Reskrim AKBP Alex tersebut, juru bicara LPKSM lainnya, Masjiknursara merasa sangat senang dan bangga karena pertemuan antara pihaknya dengan Kapolres beserta Kasat Reskrim Tangsel dapat terlaksana dengan baik, dan disambut dengan penuh antusias.

“Kami merasa sangat puas dan sengan telah disambut dengan baik oleh pihak Polres Tangsel, dan masalah ini (salah sebut Alexander Yurikho.red) kami nyatakan clear,” kata Masjiknursaga.

Masjiknur juga menyampaikan bahwa, Kasat Reskrim Alexander Yurikho dengan jiwa besar telah meminta maaf kepada kami atas kekeliuruan terkait UU Jaminan Fidusia dan pernyataan yang menggenaralisir perbuatan oknum kepda LPKSM secara keseluruhan.

“Kami adalah mitra strategis Polri dalam menegakkan hukum dalam hal perlindungan konsumen, kedepannya kami berharap akan terbangun terus sinergitas antara Polri dan LPKSM, sehingga persoalan-persoalan yang muncul karena kesalahfahaman dapat ditekan sebisa mungkin,” tambah Masjiknur.(H3n)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

HUT ke-10 Tangsel

Dedikasi satu dekade kota Tangsel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Kata dedikasi dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com