Dukung Peningkatan Pendapatan, PT PITS Teken MoU Dengan Kejari Tangsel

Kejari Tangsel teken MoU dengan PT PITS

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel dan PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) pada Kamis sore, 4 Oktober 2018, menandatangani nota kesepakatan atau MoU antara kedua pihak di Aula Balai Kota Tangsel, Ciputat, Tangsel.

Menurut Kepala Kejari Tangsel Bima Suprayoga mengatakan kerjasama ini dalam rangka untuk mendukung kinerja PT PITS sehingga dapat bergerak sebagai BUMD Kota Tangsel secara profesional dan proporsional untuk mencapai hasil yang maksimal.

“Hasil tersebut dapat mendukung peningkatan pendapatan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Untuk teknisnya bisa dilakukan sambil berjalan,” bebernya.

Ia menjelaskan bahwa kerjasama ini merupakan yang kelima kalinya, sebelumnya Kejari Tangsel telah melakukan MoU dengan Pemerintah Kota Tangsel, BPN, Kemenag, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, berharap kesepakatan ini dapat mengoptimalkan peran dan tugas para pihak dalam menyelesaikan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.

“Saya berharap kerjasama ini mampu meningkatkan efektifitas kinerja BUMD dalam hal pengadaan barang dan jasa, perjanjian kerjasama dan pelaksanaan tugas lain yang berhubungan dengan hukum perdata dan tata usaha negara,” ungkapnya.

Benyamin pun berharap semoga dengan adanya kerjasama ini ke depannya tidak ada yang tersandung masalah hukum hanya karena tidaktahuan, kekurang pahaman atau salah dalam menafsirkan ketentuan perundang-undangan.

“Saya berharap kita semua dapat membangun sinergitas dalam berbagai hal guna mewujudkan Tangerang Selatan yang berdaya saing dan berintegritas,” kata Benyamin.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi Direktur PT PITS, Dudung E Diredja, bahwa sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kini telah memiliki dua anak usaha yang bergerak dalam bidang industri pengolahan air bersih dan persampahan limbah medis.

Selain dua divisi di atas PT PITS juga sedang merancang pembentukan anak perusahaan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Dan, proses pendiriannya sedang dalam penggodokan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Mudah-mudahan di ujung tahun ini sudah terbentuk,” ungkap Dudung.

Dudung pun menjelaskan, kalau BUMD Tangsel ini resmi didirikan melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2013. Adapun operasional induk perusahaan mulai berjalan setahun berikutnya.

Dudung mengakui, sejak didirikan hingga kini BUMD Tangsel belum dapat memberikan hasil keuntungan (profit) kepada pemerintah daerah setempat.

“Meskipun belum bisa sharing pendapatan daerah, tapi kita sudah bisa mendapatkan hasil dari usaha air minum dan limbah medis,” pungkasnya. (H3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

MOU BKN KANREG 3_2

Teken MoU, Kanreg III BKN adopsi aplikasi Sikda Kota Tangerang

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan penandatanganan MoU ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com