Retno Lisyarti

KPAI: Sebagai pendidik, guru harus netral, tidak membawa pandangan politik ke dalam kelas

Jakarta, SUARA TANGERANG – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)  mengapresiasi Kepala SMAN 87 Jakarta dan Sudin Dikmen Wilayah I Jakarta Selatan yang sudah menjalankan tugas dan fungsinya (tusinya) dan dengan cepat menangani kasus guru agama berinisial N yang diguga menyampaikan pandangan politiknya, dan ujaran kebencian terhadap capres tertentu di ruang kelas, yang viral di dunia maya maupun media massa.

Menurut Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, guru seharusnya tidak membawa pandangan politiknya ke dalam kelas, apalagi jika dibumbui dengan ujaran kebencian pada calon tertentu.

“Guru harus memberikan contoh sikap dan perilaku yang baik kepada murid-muridnya karena dia adalah model yang ditiru oleh peserta didiknya,”ujar Retno, Jakarta, Minggu (14/10).

Lanjut Retno, sebagai pendidik, guru haruslah netral, tidak membawa pandangan politik dan pilihan politiknya  pada anak didik dalam proses pembelajaran.

Retno pun menegaskan bahwa sikap Kepala Sekolah yang telah meminta klarifikasi atas pengaduan orangtua siswa dan membacakan sanksi bagi PNS yang tidak netral dalam Pemilu sebagaimana diatur dalam PP No. 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS kepada guru N adalah sudah tepat. “Sampai di sini, Kepala Sekolah sudah melaksanakan tugas dan fungsinya (tusi) yaitu pembinaan terhadap bawahannya langsung,” kata Retno.

Retno menambahkan,” Kepala Sekolah juga sebelum kejadian yang menghebohkan ini, sempat melakukan supervisi langsung ke kelas guru N saat mengajar dan saat itu tidak menemukan keganjilan dalam menyampaikan pembelajaran, bahkan Kepala Sekolah sempat memuji guru N karena kreatif menggunakan media pembelajaran dalam menyampaikan materi”.

Guru N juga sudah dimintai keterangan dan pembinaan dari Kepala Seksi PTK dan Kepala Seksi Dikmen Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan pada Selasa (9/10) didampingi oleh Kepala Sekolah. Guru N kemudian membuat pernyataan di atas materai 6000 dan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak.

Tertanggal 10 Oktober 2018,  Kepala Sekolah mengeluarkan Surat Keputusan bernomor 28/tahun 2018 tentang Penonaktifan Sementara Tugas Mengajar di Dalam kelas atas nama N K, guru Agama Islam di SMAN 87 Jakarta, karena kondisi psikis dan tekanan atas kasus yang dialaminya, sekaligus untuk menciptakan situasi dan kondisi yang lebih kondusif di sekolah.

Terkait kasus guru N tersebut, maka KPAI mendorong kepala-kepala Dinas Pendidikan di berbagai daerah untuk mengingatkan kepala-kepala sekolah dan para pendidik maupun tenaga kependidikan untuk bersikap netral dalam Pemilu 2019, baik Pemilu Legislatif  (Pileg) maupun Pilpres. Terutama para pendidik dan tenaga kependidikan yang berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil).

KPAI juga mendorong para guru, baik guru PNS maupun Non PNS untuk mematuhi ketentuan bahwa lembaga pendidikan (sekolah) haruslah bersih atau steril dari kepentingan politik dan politik praktis.

“Anak-anak harus dilindungi dari pengaruh buruk berupa ujaran kebencian. Anak-anak seharusnya dipertontonkan demokrasi yang terbuka, jujur dan menghargai HAM siapapun.  Guru sangat strategis dalam memperkuat demokrasi dan nilai-nilai kemanusian,” ujar Retno.

Sebagai pembelajaran bagi para pendidik di Indonesia, KPAI mendorong Dinas Pendidikan Provinsi  DKI Jakarta untuk memproses kasus guru N dengan tetap memberikan kesempatan kepada guru N  menyampaikan klarifikasi dan pembelaan diri (sebagaimana di atur dalam UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen), sebelum dijatuhi sanksi sesuai ketentuan PP No. 53 tahun 2010. “Praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan. Nantinya dari hasil pemeriksaan,  jika terbukti bersalah maka penegakan aturan tentu harus dilaksanakan,” pungkas Komisioner KPAI, Retno. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kepala Sekolah dan Guru SD Ikuti Workshop Pendidikan Lingkungan

Ratusan guru dan kepala sekolah se-Tangsel ikuti Workshop Pendidikan Lingkungan

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Ratusan guru dan kepala sekolah se Tangerang Selatan (Tangsel) ikut ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com