Gedung SMPN 17 Tangsel

Diduga kangkangi Permendikbud 75/2015, SMPN 17 Tangsel masih lakukan pungutan ke siswa tiap bulan

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  –  Salah satu sekolah negeri di Tangerang Selatan (Tangsel) diduga masih ada yang mengangkangi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 75 Tahun 2015 soal pungutan biaya. Padahal, larangan memungut biaya apapun itu sudah tertuang dalam Permendikbud tersebut.

Sekolah negeri merupakan sekolah milik umum yang dimiliki dan dibiayai oleh negara, dengan tujuan untuk memberikan layanan pada masyarakat di bidang pendidikan, tanpa mengharapkan keuntungan. Di Indonesia, hal tersebut diterapkan dalam program Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

BOS adalah dana yang diberikan pemerintah untuk program pendidikan wajib belajar 9 tahun. Dengan dana BOS, sekolah dilarang melakukan pemungutan biaya karena telah disubsidi oleh pemerintah.

Namun, walaupun sudah tertuang dalam permendikbud sekolah SMPN 17 Pamulang masih saja diduga melakukan pelanggaran. Dimana dari informasi yang didapat pelanggaran yang dilakukan sekolah tersebut telah memungut uang ke wali murid.

“Saya membayar uang sebesar 75.000 setiap bulan,” terang salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Senin (22/10)

Orang tua murid kelas 7/12 tersebut juga mengaku takut kalau sampai mengadu kepihak mana pun tentang adanya pungutan biaya kepada dirinya dan orang tua lainnya. Lantaran takut anaknya menjadi bulian di sekolah kalau tidak membayar.

“Saya takut anak saya jadi bulian kalau tidak bayar. Saya juga sudah sangat bersyukur anak saya masuk kesekolah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 17 Hermanyandana saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan, dirinya membantah adanya laporan yang ditujukan kepada pihak sekolahnya.

“Tidak ada yang memungut biaya apapun disekolah. Kalau ada yang laporan langsung saja temui pihak komite, ” ucapnya

“Sekolah ditangerang selatan sudah tidak boleh lagi memungut biaya apapun. Dan pihak sekolah sudah tidak lagi mengurusi adanya pungutan.” Ujarnya singkat. (T’6r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kepala Sekolah dan Guru SD Ikuti Workshop Pendidikan Lingkungan

Ratusan guru dan kepala sekolah se-Tangsel ikuti Workshop Pendidikan Lingkungan

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Ratusan guru dan kepala sekolah se Tangerang Selatan (Tangsel) ikut ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com