HUT ke-10 Tangsel

Dedikasi satu dekade kota Tangsel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Kata dedikasi dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti mengorbankan tenaga, pikiran dan waktu demi keberhasilan suatu usaha atau tujuan mulia.

Kata ini kemudian memiliki arti atau makna lebih luas bila kemudian disandingkan dalam satu kalimat, yaitu “Dedikasi Satu Dekade” kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang oleh panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 kota Tangsel dijadikan sebagai tema besar perayaan satu dasawarsa hari jadi dari sebuah kota destinasi wisata kuliner, wisata belanja, wisata hunian sementara dan wisata religi, yang secara resmi telah memisahkan diri dari induk semangnya, kabupaten Tangerang, pada tahun 2018, tepatnya pada tanggal, 26 November 2008 silam.

Dari sudut pandang lain, tema “Dedikasi Satu Dekade” kota Tangsel ini dapat dimaknai sebagai apresiasi dan ekspresi dari kerjasama atau dalam bahasa Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany disebut dengan sebagai ‘kolaborasi’ dari seluruh stakeholder  atau pemangku kepentingan kota yang kini jumlah penduduknya mencapai 1.593.812 jiwa, yang berkeinginan menjadikan kotanya sebagai kota cerdas, modern dan religius, kerab diistilahkan sebagai kota C-more.

Berkat kolaborasi tersebut, Tangsel saat ini, baik dari aspek fisik, non fisik atau lainnya, dapat dipastikan telah jauh berubah dibandingkan dengan kondisi awal didirikan.

Tangsel kini menjadi kota C-more, dan lebih baik dari sepuluh tahun lalu, jadi kota yang comfort (nyaman),  yang mampu mengakomodir seluruh kepentingan dari community (komunitas) di kota ini, dan menjadikannya sebagai sebuah kekuatan untuk membangun menjadi kota yang penuh warna-warni atau colorful, yang di dalamnya hidup berdampingan berbagai kelompok masyarakat atau komunitas dari berbagai etnis, dengan beragam latar belakang, budaya, agama dan lainnya.

Dan, berkat kolaborasi pemerintah, swata dan masyarakat dalam membangun kota ini, muncul kemudian pengakuan dari berbagai pihak, di antaranya yang teranyar adalah pengakuan atau penghargaan dari Kementian Hukum dan HAM Republik Indonesia kepada Wali Kota Airin Rachmi Diany atas peran sertanya dalam peningkatanEfisiensi Kinerja Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Teknologi Informasi berupa Replika Aplikasi SISUMAKER,  pada Selasa, 30 Oktober 2018 lalu.

Selain itu, apresiasi berupa penghargaan lainnya, yang bila diakumulasikan selama sepuluh tahun terakhir, telah berjumlah puluhan penghargaan, di antaranya penghargaan sebagai kota paling layak huni, diberikan oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia bertajuk Most Liveable City Index (MLCI) 2017. Kota layak pemuda tahun 2017, diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) Repbulik Indonesia. Kota Terbaik dan Potensial Investasi, diberikan oleh majalah Tempo di ajang Indonesia Attractiveness Award 2016, dan sederet penghargaan lainnya.

Penghargaan-penghargaan tersebut, diakui Wali Kota Airin Rachmi Diany sebagai bentuk pengakuan atas kerja nyata, yang menambah keyakinan bahwa dedikasi dalam satu dekade pembangunan kota Tangsel sudah on the track menuju kota yang smart (smart city). Dimana semuanya itu dapat terwujud berkat kolaborasi antara pemerintah, swasta dan masyarakat pada umumnya, yang mendambakan kota Tangsel menjadi kota yang lebih comfort, community, dan colorful. (1st)

#DedikasiSatuDekadeTangsel

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Airin safari pembangunan

Airin lakukan Safari Pembangunan ke sejumlah kecamatan di Tansgel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany kembali melakukan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com