YIM meme SKL BLBI

Yusril klarifikasi tulisan di meme soal dirinya terlibat dalam penerbitan SKL BLBI

Jakarta, SUARA TANGERANG – Yusril Ihza Mahendra membantah terlibat dalam penerbitan surat keterangan lunas (SKL) terhadap debitur penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang disetujui Presiden Megawati Soekarnoputri.

Bantahan Yusril ini disampaikannya sehubungan dengan beredarnya meme yang bertuliskan bahwa dirinya terlibat dalam penerbitan SKL dan merugikan negara tersebut.

Menurut Yusril SKL itu diterbitkan oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) atas keputusan yang dibuat oleh Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KSKK).

“KSKK mengeluarkan kebijakan itu dengan merujuk kepada Inpres yand diterbitkan oleh Presiden Megawati, yang sebelumnya telah dibahas dalam sidang Kabinet,” ungkap Yusril, Senin (12/11).

Mantan Menteri Kehakiman dan HAM era Presiden Mengawati tersebut, juga mengatakan, Kwik Kian Gie keliru dengan mengatakan bahwa dirinya diminta Presiden Megawati untuk membuat draf Inpres tersebut.

“Pak Kwik  keliru, mengatakan bahwa saya yang diminta Presiden Megawati untuk medraf Inpres tersebut. Tuga mendraf Inpres adalah tugas Seskab, bukan tugas Menteri Kehakiman dan HAM,”

“Nyatanya, salinan Inpres itu dibuat dan ditandatangani Lomback V Nahattand, Deputi Seskab. Ini menunjukkan bahwa draf itu memang dibuat Seskab. Klarifikasi hal ini sudah saya kemukakan dalam sidang Suafruddin Temenggung,” beber Yusril.

Lebih jauh Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini, menjelaskan, “Belakangan mantan Seskab Bambang Kesowo dihadirkan sebagai saksi a de charge di persidangan. Bambang Kesowo menerangkan bahwa draf Inpres itu memang dibuat oleh Seskab, bukan oleh Menteri Kehakiman. Siapapun yang menyiapkan draf Inpres itu tidak masalah. Draf itu pada akhirnya baru menjadi Inpres setelah ditandatangani oleh Presiden.”

Yusril juga menyampaikan, bahwa secara hukum, siapapun yang membuat draf tersebut tidaklah masalah. “Draf itu barulah menjadi Inpres setelah ditandatangani oleh Presiden. Jadi terlalu jauh mengaitkan saya terlibat dalam penerbitan SKL dan merugikan negara seprerti tulisan dalam meme di yang ramai beredar di sosial media,” pungkas Yusril. (1st)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tangsel raih penghargaan HAM

Tangsel raih penghargaan Kota Peduli HAM tiga kali berturut-turut

Jakarta, SUARA TANGERANG  – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali meraih penghargaan dari Kementrian Hukum ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com