FKDM kota Tangarang

Kesbangpol Kota Tangerang akan bentuk Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang menggelar rapat bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) setempat di Hotel POP, Kota Tangerang Selatan, Minggu (18/11).

Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Temmy Mulyadi mengatakan, guna terciptanya mekanisme lapor cepat serta tanggap awal terhadap semua bentuk kejadian di wilayah Kota Tangerang pihaknya akan membentuk Tim Kewaspadaan Dini tingkat pemerintahan.

“Untuk itu kita akan segera bentuk Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah dan dalam Tim ini nanti akan diketuai langsung oleh Wali Kota Tangerang, adapun komposisi susunan timnya akan diisi oleh hampir semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah-red) yg ada di Kota Tangerang, dimana Tim ini juga nanti akan di bentuk hingga ke tingkat kecamatan,” katanya saat memberikan sambutan dihadapan para peserta dan tamu undangan.

Menurut Temmy, Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah dengan mengacu kepada Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 ini juga memiliki tugas untuk merencanakan, melaksanakan dan merumuskan kegiatan Kewaspadaan Dini Pemerintah Kota Tangerang.

Musyawarah FKDM

Musyawarah Restrukturisasi dan Reorganisasi FKDM Kota Tangerang

“Ya, tugas Tim ini untuk mencari, mengumpulkan, mengoordinasikan dan mengkomunikasikan data serta informasi/bahan keterangan mengenai potensi, gejala, atau peristiwa timbulnya Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) di daerah Kota Tangerang,” paparnya.

Mengkoordinasikan fungsi dan kegiatan Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah di Kota Tangerang, lanjut Temmy, dalam pelaksanaan Kewaspadaan Dini terhadap potensi, gejala, atau peristiwa timbulnya ATHG yang mengancam stabilitas nasional.

“Nantinya kita akan memberikan rekomendasi kepada Walikota Tangerang sebagai bahan kebijakan yang berkaitan dengan Pendeteksian Dini dan Pencegahan Dini terhadap ATHG di Kota Tangerang,” jelasnya.

Adapun tugas Tim Kewaspadaan Dini Daerah Tingkat Kecamatan memiliki Tugas sebagai berikut;

  1. Mencari, mengumpulkan, mengoordinasikan dan mengomunikasikan data serta informasi/bahan keterangan dari FKDM di kecamatan, dan berbagai sumber lainnya mengenai potensi, gejala, atau peristiwa timbulnya ATHG di kecamatan;
  2. mengoordinasikan FKDM di kecamatan dalam pelaksanaan Kewaspadaan Dini terhadap ancaman potensi, gejala, atau peristiwa timbulnya ATHG di kecamatan; dan
  3. memberikan rekomendasi kepada camat sebagai bahan kebijakan kepada bupati/wali kota yang berkaitan dengan Pendeteksian Dini dan Pencegahan Dini terhadap ATHG di kecamatan.

Menurut Temmy, Pemerintah Pusat sebelumya memang sudah ada Permendagri yang mengatur terkait dengan Kewaspadaan Dini di Daerah yakni Permendagri Nomor 12 Tahun 2006, akan tetapi dengan telah diundangkannya Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 maka Permendagri lama sudah tidak berlaku lagi.

“Selain membentuk Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah juga harus di bentuk FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) dengan Komposisi Keanggotaan yang sesuai amanah Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 dimana jika dulu dalam Permendagri Nomor 12 Tahun 2006 tidak ada pembantasan terhadap anggota FKDM baik tingkat Kota, Kecamatan maupun tingkat Kelurahan,” tukasnya.

“Tapi, pada Permendari Nomor 2 Tahun 2018 komposisi anggota FKDM tingkat kota hanya berjumlah 5 (lima) orang, begitu juga FKDM tingkat kecamatan dan untuk tingkat kelurahan dihapuskan,” sambung Temmy.

Untuk diketahui, bahwa FKDM adalah Organisasi Plat Merah Yang menjadi Mitra Kerja Pemerintah, presepsi ini harus di pahami. Dan pada kesempatan ini juga, kata Temmy, dirinya ingin menyampaiakan, bahwa FKDM sebagai Mitra Pemerintah Kota Tangerang sebagai pemberi informasi sekaligus solusi, cegah dini potensi konflik.

“Alhamdulillah, Kota Tangerang sejauh ini sudah baik, namun masih banyak hal yang perlu di waspadai, mulai dari Peredaran Gelap Narkoba, Kekerasan dalam rumah tangga, konflik sosial, unjuk rasa, eskalasi politik, potensi bencana alam dll. Sehingga perlu ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wali Kota Arief Pemuda Melek Politik

Ini pesan Wali Kota Arief kepada kaum millennial

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Hadir pada acara diskusi yang diselenggarakan oleh About TNG, pada ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com