Pentungan Tangsel

Dari PENTUNGAN, Pemkot Tangsel berhasil tagih 54 miliar tunggakan PBB

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG –  Peran pajak dalam meningkatkan pembangaunan diberbagai sektor kehidupan di Tanah Airi, tak dapat dipungkiri. Namun, tidak banyak masyarakat yang menyadarinya. Hal ini dikarenakan manfaat pembayaran pajak tidak langsung diterima.

Saat ini, boleh dikatakan bahwa hampir seluruh rakyat Indonesia, wabil khusus masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah memperoleh manfaat dari pajak yang dibayarkan oleh mereka, di antaranya adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta  Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan ( BPHTB). Dua sumber pendapatan (pajak) ini cukup mendominasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Tangsel yang baru saja merayakan HUT ke-10 pada 26 November 2018, lalu.

Melihat besarnya potensi  pajak tersebut, maka Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui inovasi berupa Penagihan Tunggakan PBB (PENTUNGAN).

Penagihan tersebut dilakukan petugas PENTUNGAN ke perumahan dan door to door ke wajib pajak yang memiliki tunggakan PBB.

Kepala Bidang Pajak Daerah 1 pada Bapenda Tangsel, Indri Sari Yuniardi, menjelaskan PENTUNGAN ini merupakan upaya Pemkot Tangsel dalam melakukan penagihan serta meningkatkan kesadaran wajib pajak PBB bagi masyarakat Tangsel untuk membayar kewajiban mereka.

Indri pun menjelaskan, bahwa program PENTUNGAN diharapkan dapat menyelesaikan tantangan dan persoalan, karena di Era saat ini sudah tidak bisa lagi mengandalkan metode konvensional maka harus mempunyai terobosan dan inovasi .

“Dengan PENTUNGAN kami menagih tunggakannya untuk mencapi target PBB tahun 2017 sebesar 348 Milyar. Untuk itu Bidang Pajak Daerah 1 Badan Pendapatan Daerah Kota Tangsel melakukan PENTUNGAN secara langsung datang kepada wajib pajak dengan sistem door to door ke beberapa tempat yang sudah kami jadwalkan biasanya dalam satu minggu kami jadwalkan empat hari” terangnya.

Indri melanjutkan selama ini tingkat kesadaran wajib pajak rata rata yang membayar sebelum jatuh tempo tanggal 31 Agustus setiap tahunnya masih berkisar antara 60-65% dari total 400 ribu SPPT PBB.

“Lewat tim PENTUNGAN PBB kami bergerak dan melakukan penyisiran di kantung-kantung yang masih terdapat tunggakan PBB, seperti perumahan perumahan diantaranya sekitar Perumahan kawasan BSD, Kawasan Bintaro, Kawasan Alam sutera, Kawasan Taman Harmoni Pamulang, Cinere Mas ,Villa Melati Mas, Bali View dan tempat tempat lainnya bahkan tahun depan kami sudah merencanakan Pentungan PBB di 50 titik wilayah se-Tangerang Selatan yang akan kami datangi langsung,”terangnya.

Selain Progam Pentungan PBB, upaya mencapai target lainnya juga dilakukan seperti memberikan pelayanan pembayaran PBB pada akhir pekan dan pelayanan pembayaran Mobil Keliling.

“Pembayaran dari para penunggak PBB diatas 2.000.000 yang kita lakukan adalah pemanggilan ke kantor dan untuk penagihan melalui door to door dgn tagihan PBB sebesar 500.000 hingga 2.000.000 sudah mencapai sekitar 3,5 Milyar dan total tunggakan yg berhasil kita tagih sampai dengan saat ini sekitar 54 M” paparnya .

Indri  berharap dengan adanya Kegiatan Pentungan ini tingkat kesadaran masyarakat dalam membayar PBB akan semakin meningkat sehingga penerimaan pendapatan pajak daerah Kota Tangsel dapat lebih meningkat

“Melalui Inovasi gerakan Pentungan PBB ini maka diharapkan akan meningkatnya pendapatan daerah Kota Tangsel dan dapat menjadi sumber pembiayaan program dalam membangun  Kota Tangsel” pungkasnya (H3n/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Airin safari pembangunan

Airin lakukan Safari Pembangunan ke sejumlah kecamatan di Tansgel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany kembali melakukan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com