Kepala-BPKD-Kota-Tangerang-M.Noor

Belum bayar pajak 720 unit kendaraan plat merah, BPKD Kota Tangerang segera panggil bendahara OPD

Tak bayar pajak

Surat Bapenda Provinsi Banten, UPT Cikokol

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang segera memanggil bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum bayar tunggakan pajak kendaraan plat merah sebesar Rp1,151 miliar. Surat tagihan pajak plus denda tersebut dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten melalui UPT Kantor Samsat Cikokol.

Kepala BPKD Kota Tangerang M Noor mengatakan, dalam suratnya Bapenda menyebutkan tagihan pajak terhitung 2013 hingga 2017 dengan perincian sebanyak 219 kendaraan roda 4 dengan tagihan lebih kurang Rp960 juta dan sebanyak 501 kendaraan roda dua dengan tagihan Rp191 juta. ”Suratnya sudah kami terima. Tetapi kami akan segera mengumpulkan bendahara OPD,” ujar M Noor, Kamis (10/1).

Dikatakan M Noor, pihaknya justru mempertanyakan kenapa sampai ada tunggakan pajak plus denda untuk kendaraan. “Seharusnya tidak terjadi (tunggakan), karena setiap tahun pajaknya dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di masing-masing OPD,” terangnya.

Sejak surat diterimanya dari Bapenda Provinsi Banten UPT Kantor Samsat Cikokol itu kata dia, BPKAD telah memerintahkan bagian aset daerah untuk melakukan pemilahan dan pengecekan satu persatu plat kendaraan plat merah baik kendaraan roda dua dan empat sesuai yang ditagihkan. “Kami lakukan pemilahan dengan sikap kehati-hatian sebab ada juga kendaraan yang sudah masuk penghapusan, sehingga pajak dan denda bukan kewenangan Pemkot lagi melainkan pembeli (melalui lelang),” kata Noor.

Noor mengakui jika pajak kendaraan sampai tidak dibayarkan padahal sudah dianggarkan berarti uang alokasi pajak itu masuk Silpa. “Ya bisa masuk Silpa tapi jumlahnya kami belum telusuri,” kata Noor.

Noor mengatakan seharusnya bendahara barang di masing-masing OPD mengingatkan untuk membayar pajak perpanjangan surat tanda nomor kendaraan itu kepada pengguna kendaraan.Walaupun banyak yang menunggak pajak namun tidak semua kendaraan dinas milik Pemkot Tangerang menunggak pajak.

Contohnya Noor sendiri mengatakan ia rajin mengingatkan anak buahnya agar membayar pajak setiap masa laku pajaknya berakhir. “Saya selalu ingatkan, jadi pajak rutin dibayar,”kata Noor terkekeh yang hanya menyebutkan kendaraan dinas keluaran tahun 2017.

Terpisah, Assisten Daerah II bidang kesejahteraan masyarakat Pemkot Tangerang Sugihharto Achmad Bagja menuturkan, pihaknya rutin membayar pajak kendaraan dinas yang dipakainya. “Sepengetahuan kami yang berdinas di bawah sekretariat daerah di lingkungan Puspem sudah dibayarkan bendahara bagian umum, bendahara justru yang mengingatkan kepada kami menjelang waktu laku pajak berakhir,” pungkasnya.  (S7r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gadis Baduy tewas dibunuh

Gadis yang tewas di kampung Karahkal Baduy luar, diduga juga diperkosa

Lebak – Banten, SUARA TANGERANG –  S (13) gadis baduy dari kampung Karahkal, desa Kanekes, ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com