Anies Pemilu 2019

Ini alasan Anies kenakan baju putih saat nyoblos di TPS 60

Jakarta, SUARA TANGERANG – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, Rabu kemarin (17/4) datang ke TPS 60 untuk menggunakan hak konstitusinya pada Pemilu 2019.

Didamping sejumlah anggota keluarga, Anies tampil menggenakan baju atasan putih, lalu apa makna baju putih bagi mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di masa awal pemeritahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut?

Usai mencoblos Anies lantas membeberkan kepada wartawan, bahwa baju putih itu tidak identik dengan Pasangan calon manapun. Kata dia, baju putih sudah jamak dilakukannya saat mendatangi TPS untuk mencoblos. Bahkan hal demikian, dilakukan pula ketika Pilkada DKI Jakarta beberapa tahun lalu.

“Kita tahu bahwa saat ini anjuran untuk mengenakan baju putih dari dua-duanya (Paslon 01 dan 02). Rasanya dari dulu, ingat nggak waktu dulu saya, bukan hanya menteri, ketika di Pilkada pakai baju apa coba? putih. Jadi bukan sesuatu yang baru,” katanya.

Anies dan keluarganya tercatat pada daftar pemilih tetap di TPS 60, Jalan Lebak Bulus II Blok Muharam, Cilandak, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Dia dan sang istri Fery Farhati Ganis, serta kedua anaknya Mikail Azizi Baswedan dan Mutiara Annisa Baswedan, tercatat berada berturut-turut pada nomor 118, hingga 121.

Anies tiba di TPS sekira pukul 08.45 WIB. Sebelum memasuki area TPS, dia lalu mengisi absensi di meja panitia, dan duduk mengantri dengan tertib bersama warga lainnya. Sebelumnya, dia sempat pula menyapa para petugas KPPS dan beberapa warga yang tengah mengantri di kursi pemilih.

Sang istri, Fery Farhati Ganis, kedua anaknya Mikail Azizi Baswedan dan Mutiara Annisa Baswedan, sang ibunda Aliyah Rasyid, serta adiknya Abdillah Baswedan sama-sama mengenakan baju putih ketika mendatangi TPS.
Soal Pilihan 01 dan 02, Anies Pilih Celupkan 3 Jari Sambil Berujar “Oke Oce”.

Lebak Bulus – Usai mencoblos di TPS 60 dekat kediamannya, Anies Baswedan mencelupkan ketiga jarinya ke dalam tinta. Lalu Gubernur DKI Jakarta itupun memamerkan jarinya kepada wartawan.

Saat ditanyakan tentang simbol 3 jari yang dicelupkan tinta, Anies berujar bahwa saat ini masih dalam suasana pencoblosan Pemilu. Sehingga jika berfose dengan 1 atau 2 jari yang dicelupkan tinta, bisa dimaknai dengan pasangan calon presiden yang ada.

Oleh karenanya dia lebih memilih mencelupkan 3 jarinya ke dalam tinta. Dengan begitu, akan terlihat lebih elok dan menghormati proses Pemilu yang digelar hari ini. “Dari kemarin begini, Oke Oce. Jadi kalau difoto satu nanti 01, kalau dua nanti 02. Jadi saya angkat tiga jari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Anies pun berharap agar seluruh warga Jakarta yang memiliki hak pilih untuk segera memberikan suaranya. Dia sendiri mengaku, belum mengetahui seberapa besar tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu kali ini. Namun dia berharap semua pemilih datang menggunakan hak suaranya ke TPS.

“Belum tahu kita ya, tapi saya harap mudah-mudahan bisa tinggi. Rekor paling tinggi ketika Pilkada (DKI Jakarta), rekor Pilkada kemarin partisipasinya paling tinggi, jadi harapannya nanti bisa tinggi juga,” pungkasnya.

Anies dan keluarganya tercatat dalam daftar pemilih tetap di TPS 60, Jalan Lebak Bulus II Blok Muharam, Cilandak, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Dia datang ke TPS kompak mengenakan baju atasan putih bersama istri Fery Farhati Ganis, kedua anaknya Mikail Azizi Baswedan dan Mutiara Annisa Baswedan, sang ibunda Aliyah Rasyid, serta adiknya Abdillah Baswedan. (H3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

UU Pemda

Ada banyak tumpang tindih, 16 Kementerian dan Lembaga bahas evaluasi UU Pemda

Jakarta, SUARA TANGERANG –  Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri  mengundang perwakilan kementerian dan lembaga untuk mengevaluasi ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com