AKBP Ferdy

Karena cemburu, seorang pria tega habisi nyawa tunangannya

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Akibat emosi dan cemburu, seorang pria tega habisi nyawa tunangnanya. Pria yang diketahui berama Jakaria (18 th) tersebut mengaku merasa   
kesal dan marah setelah tunangannya FSL (17th) membanding bandingkan dirinya dengan mantan pacar korban.

“Saat kejadian korban dan tersangka berada di dalam mobil CRV milik orang tua korban lalu terjadi percekcokan pelaku merasa cemburu karena korban kerap membanding bandingkan tersangka
dengan mantan pacar korban,” terang Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Ferdy Irawan Saragi saat menggelar konfrensi Pers di halaman Polres Tangsel. 

Tidak hanya itu, Ferdy  pun menjelaskan bahwa dalam percekcokan dengan tunangannya, pelaku lalu mencekik leher korban hingga tulang leher patah dan mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Pelaku mencekik korban hingga meninggal dunia kemudian pelaku mengikat leher , tangan dan kaki korban dengan tali rapia yang di belinya,”terangnya. 

Ferdy  juga menjelaskan kejadian bermula saat warga menemukan jenazah korban di tepi jalan kampung Babat Rt 01/01 Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. 

“Pada hari Jumat 21 Juni 2019, pukul 14.00 Wib, tiga orang warga yang melintas melihat sosok tubuh wanita disemak semak dalam posisi terlungkup dan terikat tali warga kemudian melapor pada Polsek Legok lalu melanjutkannya ke Polres Tangsel , korban saat itu telah meninggal dunia dan tubuh korban terdapat bekas penganiyaan dan kekerasan terutama pada bagian leher,” papar Ferdy. 

Mantan Penyidik KPK ini pun melanjutkan  bahwa, awalnya petugas menggalami kesulitan saat mengindentifikasi korban karna korban belum teregistrasi e-KTP maka Petugas melakukan sketsa wajah pada korban.

“Korban tidak dikenali warga dan tidak memiliki identitas maka petugas melakukan sketsa wajah, untuk disebarluaskan pada masyarakat maka setelah itu di ketahui identitas korban yaitu FSL (17) yang masih di bawah umur beralamat di kampung pinang tiga raksa kabupaten Tangerang”, jelasnya.

Masih menurut Ferdy petugas melanjutkan pemeriksaan dan dari hasil introgasi dan  penyelidikan, maka petugas menemukan dugaan pembunuhan pada korban di lakukan oleh orang dekat korban yaitu tersangka bernama Jakaria (18,) yaitu tunangan korban yang masih pelajar SMK di Kabupaten Tangerang.

“Petugas menyita barang bukti berupa pakaian, tali rafia yang digunakan tersangka untuk mengikat korban , HP selendang dan kerudung, dan berdasarkan hasil pemeriksaan awalnya tersangka sempat menyangkal dimana saat kejadian pelaku ada di tempat lain, maka setelah petugas melakukan kroscek tersangka berbohong pada petugas,  setelah di selidiki ada luka bekas cakaran di tubuh tersangka maka setelah di cocokan luka bekas cakaran tersebut cocok pada daging yang tersisa pada kuku korban”, Terangnya.

Ferdy juga menjelaskan pada pukul 04.00 Wib dinihari pada hari Sabtu, 22 Juni 2019, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya dan pelaku dikenakan pasal 84 ayat (4) Undang Undang nomer 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 340 KUHPidana atau pasal 338 KUHPidana dan pasal 351 ayat (3)KUHPidana, 

“Ancaman hukumannya seumur hidup untuk pembunuhan berencana yaitu menghilangkan nyawa anak di bawah umur atau secara berencana melakukan pembunuhan dan secara paksa menghilangkan nyawa orang lain hingga menyebabkan meninggal dunia”, pungkasnya.  (H3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bandar Narkoba

Satresnarkoba Polres Serang amankan JJ, pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkoba

Serang, SUARA TANGERANG  – Satresnarkoba Polres Serang berhasil mengamankan JJ (35) tersangka tindak pidana penyalahgunaan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com