Diskusi publik PWI SMSI TangselDiskusi publik PWI SMSI Tangsel

Diskusi PWI – SMSI Tangsel, Pengamat: Parpol perlu munculkan figur calon kepala daerah yang magnetic

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Berkeinginan untuk menghadirkan pemilihan umum (pemilu) yang berkualitas pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2020 nanti, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangsel menggelar diskusi publik bertajuk “Evaluasi Pemilu 2019 Untuk Menuju Pilkada Tangsel 2020”.

Diskusi publilk yang digelar pada, Rabu (26/6) kemarin tersebut, dihadiri oleh sejumlah pembicara, yaitu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, Bambang Dwitoro, Ketua Panwaslu Kota Tangsel, Muhammad Acep, pengamat politik Ray Rangkuti, serta beberapa pimpinan partai politik di Kota Tangsel, seperti Ketua DPC PDIP, Heri Gagarin, Sekretaris DPD Golkar, Abdul Rasyid, Sekretaris DPC Gerindra, Yudi Budi Wibowo, Ketua DPC PKB, Tarmizi, dan Ketua DPD PSI Kota Tangsel, Andreas.

Diskusi yang berlangsung di Resto Kampung Anggrek, Serpong, Tangsel itu juga dimanfaatkan oleh KPU, Bawaslu Kota Tangsel, pengamat politik dan pimpinan partai politik di kota yang dikenal dengan kota Cemore ini, untuk mengungkapkan temuan serta evaluasi terkait pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019 yang baru saja berakhir dengan segala permasalahan yang berunjung di Mahkamah Konstitusi (MK), yang hasilnya telah diketahui bersama masyarakat Indonesia, pada malam hari ini, Kamis (27/6), dimana MK telah menolak seluruh gugatan Prabowo – Sandi, calon presiden dan wakil presiden dengan nomor 02. 

Sementara dari sisi pengamat politik, Ray Rangkuti yang menjadi pembicara penutup dalam diskusi publik tersebut, mengungkapkan bahwa ke depanya, dalam hal yang berkaitan dengan pilkada tahun 2020, diharapkan partai politik untuk dapat memunculkan figur-figur calon kepalada daerah yang menarik, yang memiliki kredibilitas dan nilai jual tersendiri di mata masyarakat Tangsel.

Karena menurut Ray Rangkuti tingginya partisipasi masyarakat Kota Tangsel dalam pileg dan pilpres dan 2019 lalu, bukanlah jaminan akan tingginya tingakat partisipasi masyarakat pada pemilihan kepala daerah di tahun mendatang. 

“Jadi untuk mampu mempertahankan tingkat partisipasi yang tinggi dari masyarakat terhadap penyelenggaraan pilkada nanti,diperlukan strategi khusus dari partai politik dengan memunculkan figur-figur yang memiliki magnet kuat bagi masyarakat Tangsel,”

Ray juga berharap diskusi-diskusi terkait pilkada Kota Tangsel nanti, tidak hanya sebatas diskusi di forum resmi seperti yang digelar PWI dan SMSI Tansgel, “Diskusi terkait pilkada tahun 2020 mendatang bisa juga menembus kalangan masyarakat lapisan bawah, seperti diskusi-diskusi kecil di warung kopi dan lainnya,” pungkasnya. (H3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tomi Patria

Tomi Patria ramaikan bursa pencalonan wali kota Tangsel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Meski pendaftaran calon wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) baru akan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com