BREAKING NEWS
Guru bimbel

Guru bimbel di Tangsel cabuli muridnya berulang kali selama 2 tahun

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Kepolisin Resort (Polres) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali ungkap kasus pencabulan pada anak di bawah umur berinisial JEA (15).

Korban yang merupakan seorang pelajar di Tangsel ini dibabuli tersangka Imam Baihaki selama hampir 2 tahun, terhitung sejak tahun 2017 hingga 2018 di wilayah Jelupang, Kecamatan Serpong, Tangsel.

Kejadian ini dikemukakan oleh Wakapolres Tangsel Kompol Arman saat melakukan press conference atas kejadian tersebut yang bertempat di Halaman Polres Tangsel, Jumat (28/6). 

“Berdasarkan keterangan korban , tersangka IB melakukan perbuatan bejadnya hingga puluhan kali yaitu dari bulan juli 2017 hingga Mei 2018, yaitu saat tersangka mengajar bimbel (bimbingan belajar) pada korban,”jelas Kompol Arman.

Arman menambahkan tersangka IB melakukan pencabulan dengan cara memegang dan memain mainkan kemaluan korban.

“Tersangka melakukan pencabulan dengan memain- mainkan kemaluan korban serta melakukan kegiatan oral pada kemaluan korban, hingga puluhan kali, “tandasnya.

Arman melanjutkan pelaku juga melakukan pencabulan kembali pada bulan Mei 2018 yaitu pada saat tersangka mengajar bimbel di rumah korban diJjelupang Serpong Tangsel.

“Pelaku kembali perbuatan yang sama pada saat mengajar bimbel di rumah korban, yaitu melakukan oral pada kemaluan korban lalu tersangka melakukan penetrasi ke anus korban , setelah kejadian inilah korban menceritakan pada orang tuanya dan melaporkan peristiwa bejat ini ke Polres Tangsel,” papar Arman. 

Arman juga menjelaskan Polres Tangsel telah menyita barang bukti berupa baju korban dan melakukan visum et refertum pada korban, dan juga melakukan kerjasama  dengan P2TP2A Tangsel untuk melakukan pendampingan kepada korban. 

“Guna mengurangi trauma pada korban dan mencegah korban menjadi pelaku di kemudian hari, maka kami bekerjasama dengan P2TP2A Tangsel untuk melakukan pendampingan pada korban, dan juga melakukan pemeriksaan psikologis pada tersangka karena pelaku semasa kecilnya juga merupakan korban dan kami juga menghimbau pada masyarakat untuk melakukan kordinasi jika ada temuan korban korban lainnya,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 82 UU RI No.35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (H3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

KR Diamankan Satresnarkoba Polres Pandeglang

Diduga edarkan obat-obatan terlarang, KR diamankan Satresnarkoba Polres Pandeglang

Pandeglang, SUARA TANGERANG – Satresnarkoba Polres Pandeglang berhasil mengamankan KR (19), pemuda asal Aceh di ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com