Ekspose pelaku pencurian toko hp

Polresta Tangerang berhasil amankan 3 tersangka perampok toko Handphone di Cikupa

Tangerang, SUARA TANGERANG – Tim Satuan Reskrim Polres Kota Tangerang  yang dibantu personel Resmob Polda Banten berhasil meringkus 3 tersangka perampokan toko handphone di Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Tak hanya itu, penangkapan pelaku perampokan yang hanya membutuhkan waktu 4 hari tersebut, juga berhasil mengamankan seorang penadah, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif. Sik. Msi, dalam ekspose perkara pada hari ini Kamis, 8 Agustus 2019, di Mapolres Kota Tangerang, menyampaikan bahwa ketiga tersangka yang berhasil diamankan, yaitu MN (38) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, AF (36) warga Desa Sayambongin, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dan HD (29), warga Desa Peusar, Kecamatan Panongan,  Kabupaten Tangerang.

Masih menuru Sabilul, selain ketiga  tersangka tersebut , juga turut diamankan seorang tersangka penadah AR (36), warga Ciampea, Bogor, Jawa Barat.

“Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka, dengan menembak kakinya karena tersangka melakukan perlawanan, dan tidak mengindahkan tembakan peringatan saat dilakukan penggerebekan. Dari tersangka diamankan 2 senjata mainan, flashdish CCTV, 1 unit motor Honda Beat, 6 HP berbagai merk serta satu tas hitam,” ungkap Sabilul Alif yang didampingi Kasatreskrim AKP Gogo Galesung.

Kombes Pol Sabilul Alif pun juga menyampaikan, bahwa pengungkapan perampokan toko handphone  yang sempat viral di media sosial ini merupakan hasil penyelidikan dan kerja keras Tim Reskrim dan Resmob tiga hari pasca peristiwa perampokan atau pada hari Kamis, 1 Agustus 2019, dimana petugas berhasil mengendus keberadaan tersangka MN sebagai otak pelaku.

“Tersangka MN ditangkap pada Jumat, 2 Agustus 2019 malam, di daerah Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tapi sebelumnya ia bersembunyi di Bogor,” ungkap Sabibul Alif.

Lanjutnya, dalam pemeriksaan, tersangka mengakui melakukan perampokan dibantu AF dan HD serta barang hasil perampokan dijual kepada AR. Berbekal dari pengakuan tersebut, tersangka AR diamankan AR di rumahya di Komplek Gria Salak Asri di Ciampea, Bogor.

“Darinya diamankan barang bukti, berupa 2 unit handphone yang diduga sebagai barang hasil curian,” terang Kapolresta Tangerang.

Tak lama setelah mengamankan AR, tim gabungan yang dipimpin AKP Gogo Galesung ini berhasil meringkus HD di rumah kontrakan daerah Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Sabtu, 3 Agustus 2019, dini hari. Dari tersangka didapati barang bukti berupa 1 unit Honda Beat dan 2 helm yang digunakan saat melakukan kejahatan serta 3 HP yang merupakan barang hasil curian.

“Kedua tersangka ini kami ambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak bagian kaki karena  melakukan perlawanan ketika diminta untuk menunjukan lokasi penadah lainnya,” jelasnya.

Pengembangan terus dilakukan untuk memburu tersangka AF yang diketahui bersembunyi di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah. Di rumah mertuanya ini, tersangka yang tampil di layar CCTV menodong senjata api ini berhasil diringkus berikut barang bukti 2 pistol replika dan 2 unit handphone hasil kejahatan.

“Tersangka AF juga terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur karena mencoba melarikan diri dengan berpura-pura akan buang air dalam perjalanan menuju Tangerang,” kata Kombes Pol Sabilul.

“Dalam melakukan aksi perampokan toko handphone, ketiga tersangka memiliki peran berbeda. Tersangka HD berperan sebagai pencari serta penunjuk lokasi sasaran dengan menggunakan kendaraan Honda Beat, sedangkan tersangka MN dan AF sebagai eksekutor lapangan,” bebernya.

Sementara itu, Kapolda Banten, Irjend Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi, yang dihubungi awak media, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Kapolresta Tangerang bersama Tim Gabungan Resmob Polda Banten, yang telah berhasil mengungkap perkara tersebut.

“Saya bangga, dan mengucapkan terima Kasih kepada Kapolresta Tangerang dan Tim Resmob atas kerja keras dan keberhasilannya, “ ujar Kapolda Tomsi Tohir saat dihubungi  awak media, Kamis (8/8).

Senada, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi. Sik. M.H, juga menyampaikan apresiasinya sekaligus membenarka informasi keberhasilan aparat kepolisian di wilayahnya dalam mengungkap perkara yang viral  di sosial media itu,

“Alhamdulillah Kapolresta Tangerang dan Tim, telah berhasil mengungkap Kasus ini dengan cepat dan baik, sehingga masyarakat bisa semakin tenang dan nyaman dalam beraktifitas,” pungkas Edy Sumardi. (1st)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gadis Baduy tewas dibunuh

Gadis yang tewas di kampung Karahkal Baduy luar, diduga juga diperkosa

Lebak – Banten, SUARA TANGERANG –  S (13) gadis baduy dari kampung Karahkal, desa Kanekes, ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com