BREAKING NEWS
Disdukcapil Tangsel raih Muri pembuatan KIA terbanyak

Disdukcapil Tangsel raih rekor Muri pembuatan 7.474 KIA

Kota Tangsel, SUARA TANGEARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel meraih rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dalam pembuatan 7.474 Kartu Identitas Anak (KIA).

Pemberian rekor Muri ini berlangsung di Aula Lantai 4, Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Tangsel, Senin (23/9) kemarin. Dan, disaksikan langsung oleh Direktur Pendaftaran Penduduk pada Kementerian Dalam Negeri David Yama.

Kepala Disdukcapil Tangsel, Dedi Budiawan, menjelaskan, pemberian rekor Muri ini mengalahkan Kalimantan dengan jumlah pemohon KIA sebanyak 4.000 sedangkan Tangsel dalam kurun waktu satu minggu mencapai 7.474 KIA.

“Penerimaan rekor Muri ini bekerjasama dengan Bank BJB dan 10 Vendor dalam mensosialisasi kepada anak-anak dibawah 17 tahun untuk membuat KIA yang diselenggarakan selama satu minggu dengan berkeliling ke sekolah, kecamatan dan Mal-mal yang ada di Tangsel,”ungkapnya.

Namun, untuk data secara global per Agustus kemarin pemohon KIA sudah mencapai 140 ribu, “Kita akan mengejar target hingga akhir tahun ini,”jelasnya.

Tidak hanya penyerahan rekor Muri, dalam kegiatan tersebut pun dilakukan penandatangan naskah perjanjian kerjasama inovasi pelayanan kepada rumah sakit swasta, bidan se kota Tangsel dan lainnya.

Kerjasama dengan rumah sakit swasta dan bidan, dalam rangka meningkatkan pelayanan, bagi bayi yang lahir baik di rumah sakit maupun di bidan akan pulang membawa 4 dokumen yakni NIK, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan KIA.

Sedangkan untuk kematian atau pasien yang meninggal di rumah sakit, akan menerima 3 in 1 yakni akta kematian, dikeluarkan dari Kartu Keluarga (KK)  dan digantikan KTP-nya jika istrinya yang meninggal akan diganti status di KTP suami dan sebaliknya.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, yang juga hadir dalam pemberian rekor Muri tersebut mengatakan, bahwa bidang pencatatan sipil merupakan hak paling mendasar, dan hak paling mendasar ini menjadi domain dinas kependudukan dan pencatatan sipil. “Bahkan kami mendorong pendegasian hingga kelurahan, karena betapa penuhnya orang datang ke Dinas, tinggal SOP yang harus dijalankan,”ungkapnya.

Airin berharap kerjasama dan penandatangan naskah perjanjian ini dapat memudahkan pelayanan baik di dinas kesehatan, pendidikan dan Lainnya.

Sedangkan untuk KIA, Airin berharap ini bisa menjadi kartu identitas anak-anak yang bisa dibawa kemana-mana, sedangkan untuk KTP dirinya berharap ada pelayanan seperti KIA di Mal-mal, karena masyarakat Tangsel banyak yang bekerja di luar Tangsel ada hanya di hari Sabtu dan Minggu jika layanan KTP ada di mal-mal akan mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan. (1st)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Untuk ketiga kalinya, Kota Tangerang kembali raih Penghargaan Swasti Saba Wistara

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali meraih Penghargaan Swasti Saba Wistara ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com