Polda Banten musnahkan barang bukti narkoba

Polda Banten musnahkan 500 gram sabu dan 86,867 kilogram ganja kering

Serang, SUARA TANGERANG – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten musnahkan barang sejumlah barang bukti obat terlarang berupa 500 gram sabu dan ganja kering seberat 86,867 kilogram di Halaman Polda Banten, Jum’at (27/9).

Menurut Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir M.Si, barang bukti tersebut diamankan dari 4 orang tersangka di dua lokasi yang berbeda. Satu diantaranya yang disembunyikan dalam septic tank di Kampung Padurung, Kelurahan Sakamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

“Barang bukti yang akan dimusnakan tersebut, terdiri dari 86,867 kilogram ganja kering yang merupakan hasil pengembangan Polda Banten atas penangkapan ME di sekitar Terminal Pakupatan, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipoyok Jaya, Kota Serang, pada Sabtu (7/9), dan 500 gram sabu,” kata Tomsi Tohir M.Si dalam konferensi pers di Halaman Mapolda Banten, Jumat (27/9).

“ME mengaku bahwa sabu tersebut didapatkan dan akan diambil dari orang suruhan AN (DPO) yang  diambil di Terminal Kampung Rambutan – Jakarta Timur. Kemudian kami melakukan pengembangan hingga ke Cikeusal,” Jelas Kapolda.

Tomsi pun menjelaskan bahwa dalam pengungkapan narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah Cikeusal tersebut, pihaknya berhasil mengamankan dua orang tersangka  FS (48), dan RF yang diduga kuat masih dalam satu jaringan.

“FS dan RF ini mendapatkan perintah dari AN untuk mengecek ganja di rumah ME. Disana keduanya bertemu dengan JU ayah kandung ME, kemudian JU berinisiatif memindahkan ganja itu ke dalam septic tank,” ujar Kapolda Banten.

Sementara, Diresnarkoba Polda Banten, Kombes Pol Yohanes Hernowo, Sik., M.H  mengungkapkan bahwa ME mendapatkan barang narkotika jenis sabu dan ganja tersebut dari AN (DPO) yang mengaku berada di Lapas. Sabu tersebut didapat dengan cara diambil ke orang AN dan ganja didapat dengan cara dikirim melalui ekspedisi dengan cara memalsukan indentitas barang.

“Motifnya ingin mendapatkan keuntungan yang besar secara cepat melalui transaksi jual beli narkotika jenis sabu dan ganja,” ungkapnya.

Yohanes menegaskan ketiga tersangka, ME, FS dan RF terancam pasal 114 ayat (2), sub pasal 112 ayat (2), UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Pidana penjara paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati.

Sedangkan Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata Sik., M.H, menyampaikan Terima Kasih kepada Masyarakat yang telah membantu Polri dalam memberikan informasi tentang adanya peredaran narkoba, sehingga petugas bisa segera menindaklanjuti nya dengan penyelidikan dan penegakkan hukum.

Untuk diketahui, turut hadir dalam pemusnahan barang bukti tersebut, antara lain, Ketua MUI Provinsi Banten, Dirresnarkoba Polda Banten, Ka BNNP Banten, Ketua Pengadilan Tinggi Banten dan Serang, BPOM Banten, Den POM, serta Danrem 064/MY diwakili Dandim Kota Serang, Karo Ops, Kabid Humas Polda Banten, dan perwakilan Kepala Kejaksaan Tinggi Banten. (1st)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dedi Prasetyo

Enam puluh lima polisi terluka saat amankan demo mahasiswa tolak RUU KUHP

Jakarta, SUARA TANGERANG  – Sebanyak 65 anggota Polri terluka saat mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa yang ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com