BREAKING NEWS

Ditpolairud Polda Banten berhasil amankan pengedar obat ilegal berbahaya

Serang, SUARA TANGERANG –  Subditgakkum Ditpolairud Polda Banten berhasil menangkap seorang pengedar obat – obatan berbahaya secara ilegal di Kampung Gudang Areng, Anyar, Kabupaten Serang, pada Rabu siang (30/10) lalu.

Dari tangan pelaku yang berinisial FJ (20), asal Aceh Utara ini, oleh petugas didapati telah mengedarkan jenis obat Tradamol atau nama komersialnya Uultram, bersama obat  eras lainnya jenis Hexymer.

Dikutip dari siaran pers Humas Polda Banten, pada Minggu (3/11), Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir MSi melalui Dirpolairud Kombes Pol Nunung Syaifuddin mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat.

“Kami menerima laporan dari masyarakat, kemudian tim di lapangan melakukan observasi. Dari hasil penyelidikan, bahwa benar ada aktifitas peredaran obat-obatan terlarang,” kata Kombes Pol Nunung Syaifuddin dalam siaran pers tersebut.

Hingga saat ini, kata Nunung, pihaknya masih menyelidiki keterkaitan pelaku apakah ada sangkut pautnya dengan para pelaku lainnya yang ditangkap Jajaran Polda Banten belum lama ini terkait peredaran obat terlang tersebut.

Dari penangkapan itu, ditemukan barangbukti berupa Hexymer 59 butir dalam plastik clip, kemudian Tramadol 35 butir clip dan uang sejumlah Rp.398.000,- diamankan guna penyelidikan lebih lanjut.

“Satu buah handphone dan catatan hasil penjualan akan kami dalami untuk mengusut tuntas peredaran obat-obatan keras ini di wilayah Banten,” ungkapnya.

Sementara itu Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menjelaskan bahwa obat-obatan Tramadol dan Hexymer tersebut tidak dijual secara bebas.

“Obat jenis Tramadol ini digunakan sebagai penahan rasa nyeri yang digunakan oleh tenaga medis pasca operasi atau juga melahirkan, kini obat tersebut digunakan dengan dosis tinggi untuk mengganti narkoba,” terang Kombes Pol Edy Sumardi.

Obat tersebut, kata Edy Sumardi, hanya dipergunakan untuk kepentingan medis. Jika disalahgunakan tentu efeknya akan membahayakan bagi tubuh para penggunanya.

“Kepada masyarakat, mari kita wujudkan generasi hidup sehat dan jauhi obat-obatan terlarang,” imbau Kombes Pol Edy Sumardi.

Pelaku diduga melanggar Pasal 196 dan/atau Pasal 197 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, juga Pasal 83 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan dengan ancaman hukuman dua tahun penjara. (1st)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Satpol PP Tangsel gerebek tempat hiburan malam

Gerebek tempat hiburan malam, Satpol PP Tangsel sita ratusan botol miras

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com