Virus Corona merebak, warga NU Tangsel gelar lailatul ijtima dan do’a bersama

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Warga Nadhlatul Ulama (NU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengadakan lailatul ijtima’ dan do’a bersama sebagai bentuk ikhtiar bathiniyah menangkal virus Corona (Covid-19) di Musholla Al-Ihsan Pamulang Barat, Kota Tangsel, Jum’at (20/3) kemaren.

Di dalan keterangan pers yang diterima Suaratngerang.com, Sabtu (21/3) acara ini diadakan karena keprihatinan warga NU atas merebaknya virus yang berasal dari Wuhan China tersebut.

Lailatul ijtima’ merupakan tradisi warga nahdliyyin dalam menyatukan kerangka berfikir dan metode perkumpulan atau jam’iyyah yang simultan serta produktif. Dengan adanya lailatul ijtima’ dan doa bersama, selain menyatukan fikiran dan energi positif adalah bagian dari kegiatan yang sudah ada sejak NU berdiri. 

Wakil Ketua MUI Kota Tangsel KH Hasan Mustofi  menyampaikan, penyatuan amaliah dan fikrah adalah sesuatu yang harus dijadikan dasar dalam ber NU. Dahulu kala Taswirul Afkar menjadi salah satu landasan berdirinya NU.

“Oleh karenanya, fikrah dalam ber NU haruslah dalam koridor dan aturan AD/ART NU. Karena NU bukanlah organisasi pinggir jalan yang baru saja berdiri akan tetapi sudah 94 tahun secara miladiyah dan 97 tahun kalau dihitung tahun hijriah. Saya menghimbau jadilah orang yang paling manfaat di NU bukan memanfaatkan NU untuk kepentingan pribadi dan golongan,” kata KH. Hasan Mustofi.

Mengenai Covid 19, KH Hasan Mustofi mengatakan kita hantam virus Corona itu dengan perbanyak sholawat, doa dan menjaga kebersihan sesuai standar atau protokol yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

“Insyaallah kita semua selamat dari virus itu” ucap Mustofi.

Virus Corona (Covid-19) yang sudah merebak hingga belahan bumi Nusantara ini membuat gerakan filantropi diseluruh sektor masyarakat berduyun-duyun memberikan bantuan kepada siapapun untuk menangkal penularan dan mencegah virus asal Tiongkok tersebut. Tidak ketinggalan dengan gerakan yang dilakukan oleh LazisNU yang merupakan kelembagaan resmi yang dimiliki oleh NU untuk sektor filantropi.

Bendahara PCNU Kota Tangsel KH Abdullah Mas’ud mengatakan bahwa warga NU Tangsel  melalui LazisNU akan membuat posko sebagai standar protokol Corona, hal ini dilakukan sebagai bentuk empati warga NU kepada siapapun yang mau diajak berkampanye, bermedsos dan bersyi’ar tentang betapa pentingnya menggunakan kesadaran dan mematuhi peraturan pemerintah untuk keselamatan bangsa Indonesia.

“Nahdlatul Ulama melalui LazisNU hadir ditengah masyarakat yang sedang panik dan membutuhkan pertolongan serta mengedukasi jam’iyyah agar terbebas dari bencana Corona,” ungkap Mas’ud dalam sambutannya.

Jama’ah NU akan bersinergi dengan semua stake holder dan lapisan masyarakat akar rumput untuk tetap konsisten memberikan yang terbaik dalam kondisi bencana virus Corona ini. 

Sedangkan, Koordinator Tim Akselerasi Ranting NU se-Kota Tangsel Ahmad Andi Wibowo mengungkapkan bahwa kebutuhan masyarakat adalah kehadiran dan empati kita terhadap kasus ini (Corona).

“NU tidak akan pernah berdiam diri ketika ada warga yang terpapar virus dan terjangkit virus. Semuanya akan kita dampingi untuk tetap stabil kehidupan dan aktivitasnya,” katanya.

Menurutnya, salah satu yang dilakukan NU adalah membuat posko, memberikan bantuan sanitizer, masker dan penyemprotan disinfektan di beberapa titik publik area dan tentu lokasi-lokasi grassrote warga nahdliyyin seperti musholla, masjid dan majlis ta’lim, madrasah dan pondok pesantren. 

“Semoga garis koordinasi pusat hingga daerah khususnya Kota Tangsel bisa segera terealisasi dengan cepat dan tepat sasaran”. Ucap pria yang sering disapa Gus Andi Subur saat ditemui sela acara kegiatan lailatul ijtima.

Acara yang di motori oleh MWC NU Kecamatan Pamulang menjadi terasa khidmat ketika lantunan doa, tahlil serta sholawat burdah di gemakan sebagai pembuka kegiatan ini. 

Sedangkan, Ketua MWC NU Kecamatan Pamulang, Kyai Fauzi Ayatullah Al-Pamulangi mengatakan, kami berterima kasih atas kehadiran seluruh ranting NU yang berada di kecamatan Pamulang serta para badan otonom yang telah membantu mensukseskan serta meramaikan kegiatan ini.

“Semoga dengan adanya doa-doa kita semua virus Corona bisa segera hilang dan kita semua kembali seperti sediakala dalam beraktivitas”. Ungkap Fauzi dengan penuh semangat. (Afiudin/YCR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pilar ajak kalangan muda Tangsel bantu tangani Covid-19

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Prihatin dengan wabah virus Corona atau Covid-19 melanda Indonesia khususnya ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com