Pemkot Tangsel dan komunikasi Efektif menghadapi wabah Covid-19

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Dalam status tanggap darurat wabah penyakit akibat Corona Virus Diseasi 2019 atau Covid-19 saat ini, komunikasi yang berkualitas berperan penting bagi terbangunnya kepercayaan publik untuk menghadapi bencana, meredam kepanikan, meminimalisir rumor dan membantu publik menyiapkan diri menghadapi segala krisis.

Menurut laporan sebuah lembaga penelitian di Jakarta, yang dipublikasikan beberapa hari lalu, bahwa semakin berkualitas komunikasi antar anggota dalam suatu kelompok, maka akan semakin tinggi tingkat kepercayaan antar anggota dalam kelompok itu.  Sebaliknya, semakin rendah kualitas komunikasi antar anggota kelompok maka semakin rendah pula tingkat kepercayan di antara mereka. Dengan demikian untuk membangun kepercayaan diperlukan kualitas komunikasi yang bai dari pemerintah kepada masyarakat secara luas.

Dalam laporan penelitian tersebut, juga direkomendasi beberapa hal perlu diperhatikan oleh pemerintah, di antaranya adalah:

Pertama, komunikasi bencana perlu satu pintu.  Kedua, perlu komunikasi yang baik antar pemangku kepentingan yang berhubungan erat dengan pengambil kebijakan dalam menghadapi wabah penyakit akibat Coronavirus.  Ketiga, tranparansi dan konsistensi adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan dan dukungan publik atas semua tindakan yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

Selanjutnya, tak ada salahnya bila Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi rekomendasi hasil penelitian itu untuk mengukur efektifitas komunikasi yang telah dilakukan dalam masa tanggap darurat wabah penyakit corona virus yang telah diperpanjang selama 58 (lima puluh delapan) hari ke depan terhitung mulai tanggal 2 April 2020 hingga akhir Mei nanti.

Dan, Salah satu upaya yang telah dilakukan Pemkot Tangsel adalah, membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengetahui apa itu Coronavirus Disease 2019, dan apa saja langka antisipatif yang telah dilakukan Pemkot Tangsel dalam menahan lajunya penyebaran virus yang semakin massif, dan membuat ratusan orang terpapar.

Terkonfirmasi, sebaran Covid-19 di Kota Tangsel adalah sebagai berikut; Orang Dalam Pengawasan (ODP) 525; Masih Dipantau 432, Sembuh 93. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 197; Masih Dirawat 169, Sembuh 4, Meninggal 24. Kasus Confirm (Positif) 59, Masih Dirawat 44, Sembuh 2, Meninggal 13 orang. (Sumber: Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangerang Selatan, Rabu, 7 April 2020).

Kembali kepersoalan komunikasi yang baik dan efektif, Pemkot Tangsel telah menyiapkan beberapa kanal komunikasi yang bisa diakses oleh masyarakat berpenduduk 1,7 juta jiwa ini secara terbuka, yaitu melalui :

  1. Web : https://www.tangerangselatankota.go.id/
  2. Web : https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id
  3. Instragram : https://instagram.com/humaskotatangsel?igshid=k8f8x2x0prgf
  4. Twitter : https://twitter.com/humastangsel
  5. Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCiv-tVNor79V-nnRDp-fRqQ
  6. Facebook : https://www.facebook.com/humaskotatangseI/
  7. Hot line 119, 112, 0811889371 (Medis), dan 0813 1555 6059 (Non Medis).
  8. Kecamatan Pamulang (Puskesmas Benda Baru) 0813 1029 7618
  9. Kecamatan Ciputat Timur (Puskesmas Pondok Ranji) 021 734 3398
  10. Kecamatan Serpong (Puskesmas Rawa Buntu) 021 7567 4739
  11. Kecamatan Serut (Puskesma Pondok Jagung) 021 537 2931
  12. Kecamatan Pondok Aren (Puskesmas Pondok Aren) 0815 8602 2930
  13. Kecamatan Ciputat (Puskesmas Kampung Sawah) 021 747 00060
  14. Kecamatan Setu (Puskesmas Bakti Jaya) 021 758 79977
  15. Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang Selatan, Jalan Raya Viktor No.81 Buaran Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.
  16. Menggunakan hastag (#) #tangsellawancovid19, #lawancovid19, #covid19, #pemkottangsel #tangerangselatan, #dirumahsaja, #cucitangandengansabun, #jagajarak dan #pakaimasker yang digunakan untuk melakukan kampanye lintas platform media sosial.

Dan, terakhir adalah mengunakan komunikasi satu (1) pintu dalam penanganan wabah penyakit akibat Coronavirus disease atau Covid-19.

Menurut Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, dengan komunikasi yang efektif ini diharapkan masyarakat dapat ikut terlibat dalam memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 di Tangsel.

“Dengan kanal-kanal informasi yang tersedia tesebut, diharapkan masyarakat tidak mempercayai informasi yang mengandung unsur ketidakbenaran atau hoax, yang tersebar di sosial media, yang pada akhirnya dapat menimbulkan kepanikan atau ketakutan, dan dapat memperburuk situasi,” kata Wali Kota Airin, Rabu (8/4/2020).

Tambah Airin, percayalah bahwa Pemkot Tangsel beserta semua stackholder di kota ini dapat bekerja dengan baik, semuanya berkat dukungan masyarakat secara keseluruhan sehingga wabah penyakit akibat Coronavirus Disease 2019 ini dapat diminimalisir penyebarannya di Tangsel. (1st)

#dirumahsaja

#cucitangandengansabun

 #jagajarak

#pakaimasker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Era media sosial menjadi sebuah new normal

SUARA TANGERANG – Di era modern saat ini, bukan hanya media cetak, audio, maupun audio ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com