BREAKING NEWS
Airin OMNI

Diabetes dan Thyroid penyakit dengan prevalensi penderita terbesar di Indonesia

Serpong, SUARA TANGERANG  – Dalam rangka memeringati Hari Diabetes dan Metabolik ke-5 serta Hari Thyroid ke-2 di Banten, OMNI Hospital,  Ikatan Dokter Indonesia(IDI) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Symposium and Workshop di Gedung Serba Guna Lt. 6 OMNI Hospital Alam Sutera, sejak 29 September – 1 Oktober 2017.

Hadir sebagai pembicara Symposium and Workshop antara lain, dr Alwi Shahab, dr Nanang Subianto dan Prof Dr dr Sidartawan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Pelaksana Tugas (Plt). Kepala Dinas Kesehatan  (Kadinkes) Kota Tangsel, dr Suhara Manulang, M.Kes, Direksi OMNI Hospital, dr Agus Wahyudi, Direktur Corporate OMNI Hospital Alam Sutera, dr Naria Theresia Yulita, Ketua Persatuan Diabetes Indonesia, dr Rochsismandoko dan peserta workshop yang terdiri dari Dokter Umum maupun Spesialis, Perawat, juga Ahli Gizi.

Menurut Wali Kota Airin, berdasarkan riset dari lembaga kesehatan dunia, diabetes dan thyroid di Indonesia merupakan salah satu penyakit dengan jumlah penderita terbesar, diabetes hampir mencapai 10 juta dan thyroid 17 juta jiwa.

Dari data tersebut, menjukkan prevalensi penderita diabetes dan thyroid di Indonesia menunjukkan kecenderungan meningkat.

Karena itu, Airin mengajak semua pihak untuk tanggap terhadap penyakit yang telah menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di Indonesia karena tingginya angka kesakitan, kematian dan beban pembiayaannya.

Airin menjelaskan bahwa dalam pencegahan dan pengendalian penyakit perlu dilakukan identifikasi peran dan pengembangan kegiatan untuk mendukung perubahan perilaku dan penciptaan lingkungan hidup yang kondusif dalam pencegahan dan pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular.

“Oleh karena itu, upaya pengendalian penyakit diabetes dan thyroid tidak akan berhasil jika dilakukan tanpa adanya dukungan dari seluruh pihak baik itu dari pemerintah, swasta, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan dan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Airin pun berharap kegiatan Symposium and Workshop ini dapat menghasilkan sebuah gagasan, masukan ataupun inovasi yang bermanfaat agar semua pihak dapat ikut serta dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular. (1st/CRM/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Suhendar Supir Taksi Bluebird

Dewi Sahara: Terima kasih pak Suhendar, terima kasih Bluebird

Tangerang, SUARA TANGERANG – Jujur adalah modal utama dalam menjalani kehidupan ini. Karena kejujuran seorang ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com