Terompet Tahun Baru

Isu difteri, penjualan terompet di Jakarta menurun dratis

Jakarta,  SUARA TANGERANG  – Momentum malam pergantian tahun baru, bukan lagi menjadi ajang meraup rezeki bagi pedagang terompet, isu difteri menular, disinyalir sebagai penyebab turunnya minat  masyarakat untuk membeli terompet di beberapa hari terakhir tahun 2017 lalu.

Andi, salah seorang penjual terompet di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, mengaku mengalami kerugian,  karena adanya isu difteri menyebar cepat melalui terompet.

“Tahun lalu, saya menjual sekitar 1000 terompet dalam seminggu menjelang pergantian tahun, sekarang hanya laku 120, ini terompet numpuk, terlanjur diorder”, ujar Andi, Senin dini hari, (1/1).

Menurunnya omset penjualan, juga dikeluhkan Rian (30), salah seorang pedagang terompet di Jalan Tambak, Jakarta Pusat. Dia mengaku, penjualan terompet untuk pergantian tahun, pada tahun ini menurun dratis jika dibandingkan tahun lalu.

Biasanya, lanjut Rian, sehari sebelum tahun baru, 100 terompet habis terjual, tapi sekarang ini baru laku 5 terompet, apalagi ditambah dengan ada pemberitaan difteri yang dapat menular melalui tiupan terompet.

“Sebelum dijual, kita tes terompetnya, bunyi atau tidak, lha untuk pembeli, tidak mungkin kita larang mencoba meniup, jadi kita serba salah”, kata Rian.

“Bukan tahun baru, jika sepi terompet, tapi masyarakat sangat khawatir tertular difteri, akhirnya, kami yang menanggung kerugian,” pungkasnya. (1st/Bia/JP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Lindungi Konsumen

Lindungi Konsumen, Kemendag awasi peredaran barang di ITC Cempaka Mas

Jakarta, SUARA TANGERANG  – Kementerian Perdagangan semakin memperketat pengawasan barang beredar untuk melindungi konsumen. Hari ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com