Airin Smart City

Airin: Kota-kota di Indonesia perlu didorong untuk menjadi smart city

Jakarta, SUARA TANGERANG  – Kota-kota di Indonesia perlu didorong untuk menjadi kota yang smarter, lebih cerdas. Salah satunya dengan mengadaptasi kemajuan teknologi informasi untuk melahirkan model pendekatan pembangunan yang relatif baru, yang dikenal dengan sebutan kota pintar atau smart city.

Konsep kota pintar ini diyakini bisa menjadi solusi atas persoalan pembangunan di banyak negara. Kota pintar didesain untuk meningkatkan produktivitas manusia dengan memanfaatkan teknologi informasi dan digital secara optimal dalam semua aspek. Singkatnya, kota pintar atau smart city dapat dikembangkan menjadi mesin ekonomi dan produktivitas yang pada akhirnya menjadikan masyarakatnya sehat, produktif, dan sejahtera.

Untuk membantu merealisasikan hal tersebut Tempo mengadakan acara seminar Smart City Smart Region, Creating New Business Opportunities pada 19 Mei 2017 yang bertempat di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

Hadir di dalam acara ini diantaranya CEO Frontier Group Handi Irawan, Bupati Banyuwangi Abdullah AzwarAnas, perwakilan dari perusahaan yang terkait dengan pengembangan smart city, yaitu dari PT Aplikanusa Lintasarta, Direktur Utama PT Aino Indonesia Hastono Bayu Trinanto, Bank Mandiri, Presiden Direktur JNE,Direktur PT. Lintasarta Arya N. Soemalidan juga Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany.

Sebagai pembicara dalam seminar tersebut, Airin Rachmi Diany, yang saat ini juga menjabat sebagai  Ketua Apeksi periode 2016 – 2020 menyampaikan, “Sekarang kota – kota yang ada di Indonesia harus menjadi smart city (smart people, smart government, smart economy), tentunya sebagai salah satu hal untuk memerpendek jalur birokrasi sehingga kami memudahkan pelayanan terhadap masyarakat dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan agar ada percepatan akselerasi pembangunan,” ungkap Airin, Jakarta, Jumat (19/5).

Sebelumnya, Airin telah memaparkan mengenai keadaan demografis Tangerang Selatan yang dipimpinnya untuk periode yang kedua ini dari berbagai aspek seperti luas wilayah, jumlah pertumbuhan penduduk, jumlah pertumbuhan ekonomi dan hal – hal lainnya tentang Kota Tangerang Selatan secara keseluruhan.

Lebih lanjut mengenai gagasan smart city, menurut Airin konsep ini muncul dan diterapkan di Tangsel sejak tahun 2012, dan sudah banyak perubahan – perubahan yang dilakukan, contohnya yang baru – baru ini dan sudah diterapkan adalah E-Musrenbang yang fungsinya memercepat program atau usulan pembangunan di masing – masing Kecamatan di wilayah Tangsel, sehingga nantinya tahapan pembangunan dapat berjalan dengan baik sesuai tahapan – tahapan yang ada.

Airin berharap dengan adanya konsep smart city ini pelayanan public bisa lebih meningkat dan juga masyarakat sendiri bisa merasa aman, nyaman karena kemudahan yang diberikan oleh pemerintah. (1st)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menag terkonfirmasi positif Covid-19, kondisinya baik

Jakarta, SUARA TANGERANG – Menteri Agama Fachrul Razi terkonfirmasi positif Covid-19. Namun demikian saat ini ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com