Airin sidak ke pasar

Pantau harga kebutuhan pokok, Airin blusukan ke pasar-pasar

Seprong, SUARA TANGERANG – Sehari jelang Ramadhan, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany melakukan “blusukan” ke pasar – pasar di Kota Tangsel, Jumat (26/5).

Blusukan tersebut dimaksudkan untuk memantau harga pokok kebutuhan pokok yang biasanya merangkak naik jelang Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri nanti.

Selain melakukan pemantauan, Airin juga mengajak Badan POM RI untuk melakukan uji kelayakan makanan yang ada di pasar. Target utamanya, adalah Pasar Modern BSD dan Pasar Serpong.

Setibanya di Pasar Modern BSD, Serpong sekitar pukul 05.59 WIB, Airin yang  didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Kota Tangsel, Malik Kuswari, Kepala Bidang Industri Perdagangan di Disperindag, Feri Fayakun, perwakilan Badan POM RI, serta Kepala Dinas Pertanian kemudian berinteraksi dengan beberapa pedagang yang menjual kebutuhan pokok seperti telur, daging, ayam, ikan, bawang merah, putih dan cabai merah yang biasanya mengalami kenaikan harga jelang Ramadhan.

Blusukan kemudian berlanjut ke Pasar Tradisional Serpong, dan pada kesempatan tersebut Airin berbincang dengan beberapa pembeli yang datang ke pasar tersebut, dan tidak sedikit dari mereka menyampaikan pesan serta keluhan tentang harga kebutuhan pokok yang sedikit mengalami kenaikan harga di pasar.

Setelah melakukan pemantauan di dua pasar tradisional modern yang berbeda dimana satu pasar yang dikelola oleh swasta dan dan lainnya dikelola oleh pemerintah, Menurutnya, harga – harga kebutuhan pokok disini terbilang masih stabil dan stok kebutuhan pokok relatif masih aman. Hanya saja harga bawang putih yang masih mengalami kenaikan yaitu berada di harga Rp. 64.000,-.

Sementara, terkait dengan kelayakan makanan kebutuhan pokok di pasar, Airin mengatakan bahwa ada beberapa temuan. Karena itu, ia menginstruksikan kepada Disperindag, dibantu Badan POM beserta jajaran terkait untuk segera melakukan investigasi langsung kepada produsen yang membuat, bukan kepada siapa yang menjual.

“Intinya bahwa tadi saya minta kepada Disperindag untuk berkoordinasi dengan Badan POM dan jajaran terkait lainnya untuk melihat sebenarnya yang bikin siapa, jadi bukan hanya pedagangnya saja yang kita kena sanksi,” tegas Airin.

Ia pun menyampaikan kalau pemerintah akan bertindak tegas kepada oknum – oknum yang terbukti mendistribusikan dan menjual beberapa makanan pokok yang mengandung racun dan melewati batas kadaluarsa. (1st/CRM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tangsel zona oranye, Benyamin minta masyarakat patuhi protokol kesehatan

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Pemerintah pusat melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengumumkan Kota ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com