Belajar Tamyiz di Rumah 71

Liburan menyenangkan dan bermakna dengan belajar Tamyiz di Rumah 71

Tangerang Selatan, SUARA TANGERANG – Liburan sekolah sebentar lagi, sebagian besar orang tua, khususnya di wilayah Jabodetabek, pasti menginginkan anaknya dapat mengisi waktu liburan dengan hal-hal yang menyenangkan dan bermakna, apalagi liburan kali ini bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan 1438 H yang baru memasuki hari ke 18.

Sebagian besar orang tua bahkan telah memilih beberapa kegiatan di luar rumah seperti di Masjid, Mushala atau lembaga pendidikan non-formal untuk mengisi waktu liburan anak-anaknya dengan menyenangkan dan penuh makna tersebut, salah satunya di Rumah 71, di Jalan Kertamukti No. 71, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.

Rumah 71

Rumah 71, Jalan Kertamukti No. 71, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.

Rumah 71 ini menawarkan beberapa kegiatan Ramadan dengan konsep learning Islam in a fun way, belajar Islam dengan cara yang menyenangkan kepada anak-anak usia 4-6 tahun, yang dilaksanakan pada pukul 09.00 – 12.00 Wib, dan pukul 13.00 – 17.00 Wib untuk anak usia 7 – 12 tahun.

Materi yang diajarkan antara lain, Tahfiz surat pendek, Tahsin, Tamyiz, Game, Art and Creativify Project, Story Telling dan materi lainnya.

Salah satu materi dalam kegiatan Ramadan di Rumah 71 yang berbeda dengan tempat pembelajaran Islam lainnya adalah belajar menerjemahkan al-Quran dalam waktu singkat 24 jam belajar dengan metode Tamyiz.

“Insha Allah dengan metode Tamyiz, anak-anak kecil usia SD/MI, yang dianggap tidak mungkin bisa diajari nahwu shorof yang katanya susah sehingga anak kecil tidak mungkin pintar membaca dan menerjemahkan al-Quran dan kitab kuning, bisa membaca sekaligus menerjemahkannya,” kata Ustaz Zulkifli Nazamudin, instruktur Tamyiz di Rumah 71, Ciputat, Selasa (13/6).

Tamyiz Rumah 71

Suasana belajar Tamyiz di Rumah 71, Senin (13/6)

Lanjut Ustaz Zulkifli, selama ini setiap kelurga muslim sudah merasa cukup dan merasa bangga jika anaknya sudah bisa baca al-Quran saja, dan tidak memersiapkan lebih dari itu yakni bisa membaca, menerjemah dan mengajarkannya.

“Visi Tamyiz adalah membantu setiap muslim pintar terjemah al-Qur’an yang dibaca dan didengarnya, everyone can terjemah al-Qur’an,” ujar Ustaz Zul sapaan akrab Ustaz Zulkifli Nazamudin.

Sementara itu, pimpinan Rumah 71, Dr Ahmad Azwar Habibi Mbiomed mengatakan, program yang ditawarkan lembaganya ini akan berlangsung mulai 13 – 22 Juni 2017. Program ini menggunakan metode “play based learning” sesuai masa perkembangan anak usia 4-6 tahun.

Ia pun menjelaskan bahwa program yang ditawarkan ini, khususnya Tamyiz, insha Allah akan diikuti oleh lebih kurang 20 – 30 orang perserta dari berbagai jenis usia sekolah, mulai dari TK/RA, SD/MI hingga SMP/MTs. “Ada yang sekolahnya di MP (Madrasah Pembangunan), Al-Fath, Mumtaz dan ada yang dari Darul Quro di Tangerang,” jelas Dr Ahmad.

Dengan program ini, insha Allah anak-anak yang mengisi liburannya dengan belarjar di Rumah 71 akan mendapat sesuatu yang lain, menyenagkan dan bermakna,” ujar Dr Ahmad, Selasa (13/6).

Ia juga berharap program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. (1st )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Konfercab III, KH Abdullah Mas’ud terpilih jadi Ketua PC NU Kota Tangsel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Konferensi Cabang (Konfercab) III Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com