Culik bayi teman Facebooknya

Ingin punya anak, Nurhalimah nekat culik bayi teman Facebooknya

Tangerang Selatan, SUARA TANGERANG – Bermula saling berkenalan melalui grup Facebook, seorang wanita bernama Nurhalimah (32) berhasil memperdaya pasangan suami-istri (Pasutri), lalu menculik bayi mereka yang baru berumur 2 minggu.

Kejadian berawal pada Bulan Maret 2017 lalu. Ketika itu, Upik Tilani Rukmini baru berteman dengan pelaku di salah satu grup FB. Kian hari, hubungan pertemanan pun makin akrab, Upik beserta suaminya tak menaruh kecurigaan apapun atas kedekatan itu.

Lalu pada tanggal 3 Juni 2017 sekira pukul 11.30 WIB, Nurhalimah datang mengunjungi kontrakan korban di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Kedatangannya, membicarakan tentang bayi laki-laki bernama Erlangga Adjie Pangestu yang belum lama di adopsi oleh korban.

Selanjutnya, pada tanggal 12 Juni 2017 sekira pukul 11.30 WIB, pelaku kembali mendatangi kediaman korban. Namun kali ini, dia berdalih mengajak Upik berikut bayinya untuk jalan-jalan ke kawasan Mall ITC BSD, Serpong.

“Usai makan dan mengambil uang pada salah satu mesin ATM di Mall tersebut, pelaku yang masih menggendong bayi itu lalu meminta korban membelikan makanan (perkedel) di restauran yang ada di lantai dua,” terang AKBP Fadli Widiyanto, Kapolres Tangsel kepada wartawan di Mapolsek Serpong, Jumat (16/6).

Begitu kembali turun ke lantai dasar, korban pun terperanjat. Wanita yang dikenal lewat Medsos itu raib, beserta bayi asuh miliknya. Atas kejadian tersebut, Upik lantas melapor kebagian sekuriti Mall untuk mencari pelaku, dan diteruskan ke bagian pengaduan Polsek Serpong.

“Selama 4 hari kami melakukan penyelidikan, memeriksa CCTV di Mall tersebut, dan akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku di kontrakannya yang berada di Jakarta Timur,” sambung Fadli.

Berdasarkan penyelidikan sementara, Fadli melanjutkan, pelaku mengaku sudah 2 tahun menikah dan tidak mempunyai anak. Alasan itulah yang membuatnya berkeinginan untuk menculik bayi mungil milik korban.

“Pelaku ini mengaku akan memelihara sendiri bayi itu, karena sudah 2 tahun menikah tapi tidak mempunyai anak,” lanjutnya.

Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi antara lain, Surat Lahir dari Rumah Sakit Permata Pamulang, baju muslim warna hijau milik pelaku, kerudung warna hijau, gendongan bayi, rekaman CCTV, serta surat adopsi bayi.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 83 Juncto 76F Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan pidana penjara maksimal 15 tahun. (H3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kantongi 45.000 US dolar, pelaku pembobol brankas di Apartemen Amarta Puri dibekuk polisi

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Dua pelaku pembobol brankas di Apartemen Amarta Puri, Lipo Karawaci, ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com