Airin Nuzul Quran

Peringatan Nuzulul Qur’an, Airin: Semoga kita lebih cinta dan dekat dengan al-Qur’an

Ciputat, SUARA TANGERANG  – Peringatan nuzul Qur’an 1438 H di Lapangan Kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Maruga, Ciputat, Senin (19/6) berlangsung khidmat.

Sederet pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel nampak larut mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA.

Selain Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Wakil Wali Kota Benyamin Davnie, pada barisan terdepan terlihat Kapolres Kota Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel H. Zaenal Arifin, Kepala Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Uyun Kamiludin, Sekretaris Daerah (Sekda) Muhamad, Asisten Daerah (Asda) Administrasi Umum, Teddy Meiyadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Chairul Sholeh, dan kepala dinas lainnya termasuk para camat dan lurah se Kota Tangsel.

Menurut Wali Kota Airin, peringatan nuzul Qur’an kali ini juga dijadikan sebagai ajang silaturahmi untuk memererat hubungan baik dan saling mengasihi antara pemerintah dengan masyarakat, tokoh dan alim ulama, yang secara bersama-sama saling mendukung untuk melakukan proses pembangunan dan penataan di  kota Tangsel.

“Dengan memeringati nuzul Qur’an kita bisa mengetahui makna-makna yang terkandung di dalamnya, dan mudah-mudahan bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita pada Allah Swt,” ucap Wali Kota Airin.

Lanjut Airin, nuzul Qur’an merupakan malam turunnya al-Quran, kitab suci umat Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad untuk menjadi petunjuk dan rahmat bagi umat manusia.

“Dengan mengetahui sejarah nuzul Qur’an, maka kita akan lebih mencintai al-Qur’an dan lebih dekat dengan al-Qur’an yang mengajarkan kita untuk saling mencintai dan menghormati antar sesama umat manusia. Alhamdulilllah, sampai saat ini kerukunan umat beragama di Tangsel  berjalan dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa terus kita jaga, agar Kota Tangerang Selatan bisa terus aman, nyaman dan kondusif,” kata Airin.

Sementara, dalam tausiyahnya Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA menjelaskan makna al-Qur’an sebagai landasan dasar menuju perubahan. Selain itu, ia juga menjelaskan tentang ayat pertama yang diturunkan Allah ke bumi adalah “Iqra'” yang berarti, “bacalah”. Allah menyebutkan kata Iqra’ secara berulang kali dalam surah al-‘Alaq tersebut.

“Satu kata saja dalam al-Qur’an itu pasti mempunyai makna yang sangat besar,” kata Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) Jakarta tersebut.

Ia menjelaskan bahwa makna Iqra’ pertama dalam surah tersebut adalah how to read, yaitu bagaimana cara kita membaca al-Qur’an dengan baik dan benar, serta dapat mengkhatamkannya. Kemudian, Iqra’ yang kedua adalah how to learn, yang berarti tentang bagaimana mendalami al_Qur’an dengan mengetahui artinya, tafsirnya, bahkan takwilnya. Selanjutnya, iqra’ yang ketiga adalah how to understand, yaitu bagaimana kita menghayati kitab Allah tersebut.

Lanjutnya, makna iqra’ yang keempat atau yang terakhir, yaitu bagaimana memukasyafahkan atau menyingkap tabir-tabir di dalam al-Qur’an.

Ia juga menambahkan bahwa konsep mengkhatamkan al-Qur’an itu bukan hanya mengkhatamkan 30 juz atau bukan hanya menghafalkan 30 juz saja, tapi bagaimana agar seluruh umat Islam bisa mengkhatamkan al_Qur’an dengan iqra’ pertama sampai ke empat tersebut.

“Iqra’ pertama sekedar membaca, iqra’ kedua mendalaminya, iqra’ ketiga menghayati dan mengamalkan, dan keempat adalah yang itu tadi,” jelasnya.

(1st/Humas-Kominfo)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkot Tangerang resmikan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid19

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi menetapkan pemberlakuan sanksi bagi ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com