Paripurna Raperda APBD 2016

Airin beri jawaban ke DPRD Tangsel soal pelaksanaan APBD 2016

Setu, SUARA TANGERANG – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany dan Wakilnya Benyamin Davnie memberikan jawaban atas padangan umum Fraksi – Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel tahun anggaran 2016 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel di Graha Widya Bhakti Puspiptek, Kecamatan Setu, Senin(10/7).

Dalam jawaban yang secara bergantian dibacakan kedua pimpinan daerah Kota Tangel itu, disebutkan bahwa dalam pelaksanaan APBD 2016 tersebut ada kendala sekaligus prestasi yang dicapai selama masa tahun anggaran yang berakhir pada 31 Desember 2016 lalu, yaitu tentang SILPA, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, Pendapatan Asli Daerah dan lain-lain.

Menurut Airin, SILPA pada APBD 2016 itu terjadi karena banyak faktor diantaranya karena ada pelampauan pendapatan daerah, adanya efisiensi belanja dan pertimbangan efektifitas pelaksanaan kegiatan, serta keterlambatan petunjuk teknis Dana Alokasi Khusus (DAK).

Airin juga menyampaikan bahwa terkait Peningkatan Pendapatan Daerah, Pemerintah Kota telah berupaya memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat sesuai dengan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)RI dan peraturan yang berlaku, salah satunya pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Barang Milik Daerah (SIMBADA), dan pemanfaatan Sistem Perizinan Online.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Benyamin Davnie yang mendapat giliran memberikan jawaban atas pandangan Fraksi-Fraksi di DPRD Kota Tangsel menyampaikan bahwa terkait dengan permasalahan yang ada di Kota Tangsel selama pelaksanaan APBD 2016 lalu, Pemerintah telah berupaya sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat, di antaranya mengenai pengurangan angka pengangguran pada usia produktif di Kota Tangsel, yaitu dengan cara menggelar pelatihan dan Job Fair yang di inisiasi oleh Dinas Ketenagakerjaan setiap tahunnya.

Hal lain yang disampaikan Benyamin Davnie yang akrab disapa Pak Ben adalah, perihal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang berdampak negatif bagi masyarakat. Untuk mengatasinya, Pemkot Tangsel telah melakukan optimalisasi pengolahan sampah dengan menggunakan teknologi terbaru melalui pola kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dan mengefektifkan program TPS 3R, mengembangkan bank sampah, pengembangan industri pengolahan sampah berbasis daur ulang, .

Dikesempatan yang sama, Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan mengikuti acara Pelantikan Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Taufik M, Amin dan lain-lain.

Diakhir penyapaian jawaban atas pandangan umum Fraksi-Fraksi tersebut, baik Airin maupun Benyamin, tak lupa menyampaikan terima kepada pimpinan dan angora DPRD Kota Tangsel atas apresiasinya terhadap keberhasilan pemerintah kota yang memerpoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian(WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2016 dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta sistem informasi yang terintegrasi dengan menggunakan SIMRAL.

Selanjutnya, Airin dan Benyamin juga berkesempatan mengikuti acara pelantikan Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Taufik M Amin yang dirangkai sekaligus dengan acara Rapat Paripurna yang juga dihadiri para tamu undangan, dan pihak terkait lainnya. (1st/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkot Tangerang resmikan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid19

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi menetapkan pemberlakuan sanksi bagi ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com