Penyerahan Simbolis untuk Dompet Dhuafa

Istana Nelayan, 26 tahun eksis di dunia bisnis karena inovasi dan peremajaan

Tangerang, SUARA TANGERANG  – Perkembangan bisnis perhotelan dan restoran di Kota Tangerang, Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang selama beberapa tahun terakhir terbilang sangat pesat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah ini dan sekitarnya. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya pengusaha perhotelan dan restoran yang membuka cabangnya di ketiga wilayah  ini sejak tahun 2012.

Perkembangan tersebut juga dipengaruhi oleh pertumbuhan kawasan industri di Provinsi Banten seperti di Cikande, Kabupaten Serang dan Cilegon, termasuk pertumbuhan sektor pariwisata serta pesatnya pembangunan properti dan pusat bisnis.

Berdasarkan data dari Perhimpunan Perhotelan dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten, rata-rata pertumbuhan hotel dan restoran di Banten berada di kisaran 5%-15% setiap tahunnya.

Pesatnya pertumbuhan tersebut tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Istana Nelayan, perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan dan restoran di Kota Tangerang yang kini telah mencapai usia 26 tahun.

Selama 26 tahun, Istana Nelayan telah menjadi saksi mata dan bagian dari sejarah perkembangan masyarakat Kota Tangerang dan menjadi salah satu icon hotel dan resto tertua di kota ini. Karenya. Istana Nelayan telah berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari pengembangan kota ini ke depannya.

“Sejak awal berdiri hingga sekarang ini, Istana Nelayan telah mengalami metamorfosa yang menjadikan kami semakin lebih matang dalam menyajikan produk dan layanan hotel dan restoran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter dari masyarakat Tangerang serta wilayah di sekitarnya. Hal ini juga menjadi bukti nyata bahwa terlepas dari semakin menjamurnya hotel dan restoran beberapa tahun belakangan ini, Istana Nelayan dapat tetap menjaga eksistensinya.” Ucap Paulus Yulius, General Manager Istana Nelayan dalam acara Halal Bihalal Istana Nelayan bertemakan 26 Tahun Istana Nelayan Melayani Masyarakat Tangerang, Kamis (20/7).

“Bagi kami, kunci keberhasilan eksitensi bisnis Istana Nelayan hingga saat ini adalah inovasi, dan peremajaan yang terus menerus mengikuti perkembangan gaya hidup dari para konsumen kami dari generasi ke generasi. Ke depannya, kami juga memiliki visi untuk menjadikan restoran kami tidak hanya sekedar tempat makan namun juga menjadi lokasi wisata edukasi alam di Tangerang yang wajib dikunjungi,” tambah Paulus Yulius.

Istana Nelayan memiliki Hotel & Convention yang berlokasi di Jatiuwung, Tangerang serta Restoran & Cafe yang berlokasi di Serpong, Tangerang. Keduanya menawarkan konsep yang unik dan berbeda. Istana Nelayan Hotel & Convention dengan konsep hotel bisnis dengan fasilitas hiburan karaoke terbaik di kelasnya, serta Istana Nelayan Resto & Cafe dengan konsep restoran keluarga serta wisata edukasi alam yang memiliki berbagai fasilitas hiburan dan permainan yang edukatif seperti Fasilitas Museum Cokelat dan Mini Farm.

Tidak hanya itu, dukungan dan hubungan yang baik dengan para pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, masyarakat sekitar, media dan para karyawan memiliki kontribusi besar bagi eksistensi bisnis  selama ini.

Eksitensi bisnis dan kepedulian terhadap sesama

Setiap tahunnya, Istana Nelayan selalu melakukan kegiatan sosial untuk berbagi dengan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Tahun ini bersama dengan Dompet Dhuafa, Istana Nelayan mengajak para konsumen untuk beramal dengan menyisihkan 3% dari total transaksi paket set menu Ramadhan untuk membantu Program Pemberdayaan Nelayan Kerang Hijau Dompet Dhuafa di Kasemen, Serang – Banten, salah satu program pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat ‘pemetik manfaat’. Adapun total dana yang didonasikan dari transaksi set menu tersebut mencapai Rp 27.072.000.

Donasi tersebut  kemudian diserahkan secara simbolik kepada perwakilan Dompet Dhuafa, Sulis Tiqomah selaku Strategic Corporate Partnership Manager Dompet Dhuafa pada acara Halal Bihalal di Istana Nelayan Resto & Café, Jalan MH Thamrin Km7, Serpong, kota Tangerang, Kamis (20/7) siang.

“Kami Istana Nelayan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para konsumen yang telah ikut berpartisipasi. Semoga dana yang terkumpul dapat berguna bagi para penerima manfaat. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga Istana Nelayan dapat terus melayani Masyarakat Tangerang sampai hari ini,”ungkap Paulus Yulius seraya menutup acara Halal Bihalal dan penyerahan donasi. (1st/H3N)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Mendag Agus Suparmanto ajak pelaku usaha niaga elektronik optimis

Jakarta, SUARA TANGERANG – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengajak pemangku kepentingan niaga elektronik (niaga-el/e-commerce) tetap ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com