Menhan RI Ryamizard Ryacudu

Menhan Ryamizard saksikan demo terbang dan statis display PTTA di Rumpin Bogor

Bogor, SUARA TANGERANG – Kementrian Pertahanan (Kemhan) RI, Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan, menyelenggarakan acara Demo Terbang dan Statis Display Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) hasil dari penelitian dan pengembangan (Litbang) Kemhan dan lndustri Pertahanan, bertempat di Lapangan Terbang Rumpin Bogor, Kamis, (27/7).

Demo terbang dan statis display PTTA tersebut disaksikan Iangsung oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama sejumlah pejabat di Iingkungan Kemhan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), Kementerian Badan Usaha Miiik Negara (BUMN) serta Mabes TNI.

Acara tersebut dihadiri Pejabat dari Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) dan pimpinan perusahaan industri pertahanan dalam negeri,  yang menjadi salah satu mitra kerja Kemhan RI dan produsen PTTA/ UAV (Unmanned Aerial Vehicle) di Indonesia, PT Mandiri Mitra Muhibbah (M-3) turut menjadi bagian dari acara  yang dimaksud dengan menampilkan salah satu PTTA hasil kerjasama dengan LAPAN yaitu produk UAV dengan nama M3LS003.

M-3 PTTA

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Director of Operations M-3, Beka Masinggil bersama jajaran PT Mandiri Mitra Muhibbah, Rumpin Bogor, Kamis, (27/7).

Director of Operations M-3, Beka Masinggil kepada suaratangerang.com mengatakan M3LSU03 merupakan produk UAV yang telah diproduksi oleh M-3 pada tahun 2015, yang khusus diproduksi untuk memenuhi kebutuhan TNI AD, salah satunya adalah untuk mendukung kegiatan Pemetaan dan Pemantauan Wilayah oleh Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat. M-3 akan terus melakukan pengembangan produk mengikuti perkembangan teknologi yang terus meningkat pesat.

“M3LSU03 kami merupakan produk yang terus kami kembangkan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan militer akan UAV dengan performa yang baik. Saat ini kami juga telah memperoleh sertifikasi sebagai industri pertahanan dalam negeri, yang tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus berupaya memberikan kontribusi yang signifikan bagi TNI khususnya serta bagi kemajuan negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya,” ujar Beka.

Sementara itu, Menhan, Ryamizard Ryacudu kepada wartawan mengatakan PTTA yang didemo terbangkan pada saat atraksi langsung seperti PPTA Rajawali 720 sudah terbilang maju, PPTA tersebut memiiiki kemampuan terbang Iebih dari 24 jam, dengan misi radius jelajah 20 km sampai dengan 1000 km, ketinggi jelajah 8000 meter dan kecepatan hingga 135 km/jam (73 knots). PPTA Rajawali 720 tersebut juga mampu tinggal Iandas dan landing dengan landasan yang cukup pendek.

“Produksi dalam negeri kita sudah sangat baik, lihat sejumlah PPAT yang dipamerkan dan telah melakukan demo tadi, karenanya kami berencana akan membeli PPTA 10 unit drone jika perlu kita beli sebanyaknya agar anak bangsa dapat terus mempelajari dan mengembangkan industri PPTA agar lebih maju dari bangsa lain ” ungkapnya.

Perlu diketahui PT Mandiri Mitra Muhibbah (M-3) yang didirikan pada tahun 2002  merupakan perusahaan yang memberikan layanan perbaikan dan perawatan sistem komunikasi elektronik dan sistem senjata militer untuk TNI AD. M-3 juga memproduksi UAV dan Target Drone sejak tahun 2005. Target Drone merupakan pesawat terbang tanpa awak militer berkecepatan tinggi yang digunakan sebagai target tembak untuk kegiatan Latihan Militer TNI AD. (H3N)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menag terkonfirmasi positif Covid-19, kondisinya baik

Jakarta, SUARA TANGERANG – Menteri Agama Fachrul Razi terkonfirmasi positif Covid-19. Namun demikian saat ini ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com