Pelaku IKM Banten ikut e-smart Ditjen IKM Kemenperin

Puluhan pelaku IKM Banten ikut Workshop e-Smart Ditjen IKM Kemenperin

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Tiga puluh pelaku IKM dari Cilegon, Serang, Kota dan Kabupaten Tangerang, serta Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti kegiatan Workshop Smart IKM yang berlangsung selama dua hari, 26 -27 Juli 2017, di Ruang Papua, Lantai I, Hotel Great Western Resort (GWR), Tangerang Banten.

Menurut Direktur IKM Logam, Mesin, Elektrotik dan Alat Angkut (LMEA), Direktorat Jenderal IKM Kementerian Perindustrian, Endang Suwartini, kegiatan Workshop ini dilakukan selain untuk mensosialisasikan kebijakan dan fasilitas untuk mendukung aktivitas usaha para pelaku IKM, juga untuk meningkatkan kemampuan para pelaku IKM dalam berbisnis meiaiui sarana e-Commerce.

“Workssho e-smart ini  merupakan tindaklanjut dari program e-Smart IKM Kemenperin yang telah dilaunching pada tanggal 27 Januari 2017 lalu,” kata Endang, Tangerang, Rabu (26/7).

Lebih lanjut lagi kata dia, ”Dari data penelitian Deloitte Access Economics, tercatat para peiaku UKM, dimana IKM juga termasuk di dalamnya, lebih dari sepertiganya masih offline. Padahal pemanfaatan teknologi digital dapat memberikan keuntungan signifikan bagi para pelaku IKM. diantaranya kenaikan pendapatan hingga 80%, dan kemungkinan menjadi liebih inovatif sebesar 17 kali.”

“’Manfaat yang bisa didapat para pelaku IKM yang tergabung dalam program e-Smart ini adalah perluasan pasar bagi IKM melalui promosi online (e-commerce), efektifitas dan efrsiensi biaya promosi dan pemasaran, serta mendapatkan program-program pembinaan dari pemerintah,” lanjut Endang.

Untuk seianjutnya, workshop yang sama akan diadakan untuk IKM di 3 area lagi yaitu Tegal-Purbalingga, Jakarta-Bekasi-Karawang-Depok-Bogor, dan Sidoarjo-Pasuruan. ”Total akan melibatkan 150 IKM di bidang logam, mesin, elektronika, dan alat angkut,” jelasnya.

Workshop ini, teselenggara berkat kerjasama Kemenperin dengan Bukalapak untuk pemasaran online serta Bank BNI untuk memberikan lnformasi terkalt pembiayan atau kredit usaha rakyat (KUR).

Dalam memperkuat kuaiitas produk-produk IKM, termasuk yang tergabung dalam e-Smart, pihaknya akan melakukan serangkaian pembinaan bagi IKM melalui fasilitas penguatan sumber daya manusia dengan program kegiatan bimbingan teknis, pendampingan dan senifikasi.

“Selain itu, kami juga akan memberikan program restrukturisasi mesin peralatan, peningkatan kualitas produk dan pengembangan pasar, standarisasi produk, penguatan sentra, peningkatan kemampuan Unit Pelayanan Teknis, serta penumbuhan wirausaha baru IKM,” ungkapnya.

”Jadi, e-Smart IKM in! akan menjadi system database yang tersaji dalam profesi industri, sentra, dan produk yang nantinya akan diintegrasikan ke marketplace dan menjadi salah satu bahan analisa pembuatan kebijakan dalam pembinaan IKM ” jelas Endang.

Harapannya dengan program ini IKM mampu membuka akses pasar dan mengetahui program-program pembinaan dari Ditjen IKM. (1st/H3N)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin: Negara menjamin kebebasan berekspresi

Jakarta, SUARA TANGERANG – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menegaskan bahwa hak individu masyarakat ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com