Lebaran Betawi di Tangsel

Wagub Andika Hazrumy apresiasi pelaksanaan lebaran Betawi di Tangsel

Kota Tangerang Selatan, SUARA TANGERANG –  Lebaran selalu identik dengan Hari Raya Idul Fitri. Selain digunakan oleh umat Muslim secara umum, Lebaran juga digunakan secara khusus, yakni oleh masyarakat Betawi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan wilayah lainnya seperti Jakarta sebagai ajang silaturahmi yang dilaksanakan setelah lebaran Idul Fitri.

Lebaran Betawi  yang dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun ini, digagas oleh Komunitas Lingkar Masyarakat Berbudaya Betawi Tangsel (LIMABETA) dan Dinas Pariwisata Kota Tangsel.

Kegiatan tahunan yang memasuki usia ketiganya ini di buka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Banten, Andika Hazrumy di Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Tangsel, Sabtu (29/7) pagi, juga dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati, Sekda Kota Tangsel Muhammad, Kadis Pariwisata Tangsel, Chaerudin, Plt. Camat Pondok Aren Rahmat Salam, Budayawan H. Ridwan Saidi dan Lurah Jurangmangu Barat Ma’mun.

Wagub Banten, Andika Hazrumy menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi dengan diadakannya lebaran Betawi. Menurut dia, kegiatan ini menunjukan eksistensi budaya Betawi yang ada di Kota Tangsel.

Karena itu, Andika berharap agar kegiatan seperti  lebaran Betawi lebih bisa lebih eksis lagi di tahun depan, dan melibatkan masyarakat lebih banyak lagi, dengan lokasi yang lebih besar.

“Semoga kegiatan budaya seperti lebaran Betawi ini bisa lebih eksis lagi di tahun depan, dan dapat melibatkan masyarakat lebi banyak lagi, dengan lokasi yang lebih besar,” kata Andika, Sabtu (29/7).

Sementara, Ketua Laskar Betawi (LB) DPD Kota Tangel, Herman Susilo  menyambut baik apresiasi  dan harapan Wagub Andika. Menurt dia, organisasi yang dipimpinnya akan mensupport segala bentuk kegiatan budaya Betawi di Tangsel, termasuk lebaran Betawi yang merupakan fragmentasi dari peristiwa tradisi masyarakat Betawi, yang digambarkan dengan salah satu gaya bersilaturahmi orang Betawi saat berlebaran, yaitu “Anteran” atau hantaran, yaitu saat kunjungan (silaturahmi) seseorang anak kepada orang tuanya atau yang muda kepada yang lebih tua.

“Kami akan mensupport semua jenis kegiatan budaya Betawi di Tangsel, termasuk lebaran Betawi yang dilaksanakan setiap tahun usai lebaran Idul Fitri,” kata Herman, Sabtu (29/7).

Dia pun menambahkan, lebaran Betawi  yang merupakan tradisi usai Idul Fitri ini akan menjadi alat perekat dan pemersatu masyarakat Betawi dalam menahan gempuran budaya asing yang perlahan-lahan mulai menggerus budaya masyarkat lokal.

Untuk diketahui, acara Festival Budaya  Betawi yang dibuka dengan Tarian Anggrek, atraksi pencak silat dan puluhan stand akan ditutup pada Minggu (30/7) malam oleh Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

FESTIVAL BATIK Tangsel

Hari Batik Nasional, Pemkot Tangsel selenggarakan Festival Batik Tangsel 2018

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Rayakan Hari Batik Nasional, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyelenggarakan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com