BREAKING NEWS
Ben Bekraf

Lewat BISMA, Bekraf ajak pelaku usaha Tangsel lebih inovatif

Pondok Aren, SUARA TANGERANG  – Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) telah meluncurkan aplikasi unggulan BISMA (Bekraf Information System and Mobile Application) yang bertujuan memajukan pelaku usaha kreatif di Indonesia.

Bersama dengan Bandung Creative City Forum (BCCF), Dinas Pariwisata Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bekraf mengadakan kegiatan BIGGER (BiSMA Goes to Get Member) di Hotel Santika Premeir Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kamis (10/8).

BIGGER sebagaimana dimaksud merupakan ruang bagi para pelaku usaha untuk bertemu dan berjejaring dalam mengembangkan usahanya.

Sementara, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan bahwa, Pemerintah Kota Tangsel sangat mendukung berbagai kegitan yang dilakukan pelaku usaha ekonomi kreatif, salah satu dukungannya adalah dengan membangun gedung Innovation Center, yang merupakan hasil  kerjasama dengan Pemerintah Kota Daejeon Korea Selatan.

Selain itu, Pemkot Tangsel juga memberikan bantuan peralatan, permodalan, dan mengikutsertakan para pelaku usaha dalam berbagai pameran di dalam maupun di luar negeri.

“Pemerintah Kota Tangsel mendukung para pelaku usaha untuk mengembangkan hasil produksinya menjadi lebih kreatif dan Inovatif. Pelaku usaha ini telah membuat perekonomian di Tangsel maju secara signifikan,” ucapnya.

Benyamin juga mengatakan bahwa banyak hasil usaha ekonomi kreatif yang dihasilkan di Kota Tangsel, salah satu yang terkenal adalah produk kuliner, di antaranya Sagon Bakar Ibu Irma dan Bir Pletok Bang Jay tokoh Betawi. Karena itu, Benyamin berharap melalui BISMA ini para pelaku usaha bisa lebih mengetahui cara perdagangan atau pemasaran produksi yang lebih baik.

“Melalui BISMA ini, saya  berharap pelaku usaha di Tangsel bisa lebih Inovatif dan kreatif dalam memasarkan hasil produksinya,” harapnya.

Senada, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Produksinya Banten, Eneng Nurcahyati mengatakan, bahwa pelaku usaha harus pintar membaca selera pasar, harus bisa mengemas produknya secara apik untuk menarik konsumen. Ia juga mengatakan bahwa pelaku usaha Kota Tangsel sudah banyak mewakili Provinsi Banten untuk acara dan pameran ekonomi kreatif.

“Berbagi daerah bersaing di bidang ekonomi kreatif, maka sebagai pelaku usaha kita harus mengetahui cara pemasarannya untuk menarik konsumen,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Bekraf, Ricky Joseph Pesik, memperkenalkan aplikasi BISMA. BISMA adalah aplikasi berbasis web dan smartphone (Android & iOS) untuk berbagi informasi dan wawasan yang berguna bagi kesuksesan industri kreatif. Selain itu, BISMA mendorong para pelaku memiliki jejaring dan memperoleh kesempatan mendapatkan fasilitasi dan dukungan bagi pengembangan usahanya dari Bekraf.

“BISMA bukan hanya sebagai aplikasi milik pemerintah saja tetapi sebagai wahana bersama para pelaku kreatif di Indonesia untuk memajukan perkembangan usahanya,”  ujar Ricky.

Ia pun berharap kegiatan ini bisa memberikan insight dan transfer knowledge antar para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produksinya.

“Saya berharap event ini dapat menjadi sumber inspirasi para pelaku ekonomi kreatif dalam peningkatan kapasitas pengelolaan usahanya,” pungkasnya. (1st/LA/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Angka kesembuhan Covid-19 di Kota Tangerang alami peningkatan

Kota Tangerag, SUARA TANGERANG – Angka penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kota Tangerang ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com