Penghargaan UGM Yogyakarta

Pemkot Tangsel raih penghargaan Indeks Kondisi Keuangan Daerah Terbaik

Yogyakarta,  SUARA TANGERANG  –  Pemerintah Kota (Pemkot)  Tangerang Selatan (Tangsel) meraih  penghargaan Kategori Terbaik Pertama Indeks Kondisi Keuangan Daerah Regional Jawa  dari Universitas Gajah Mada (UGM) pada acara Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis ke-62 Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Dies Natalis ke-15 Magister Akuntasi dengan tema “Pengelola Keuangan Daerah: Dari WTP Menuju Pengelolaan Keuangan yang Sehat dan Transparan”.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono, MEng, DEng bersama perwakilan Kementerian  Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Wali Kota Airin Rachmi Diany,  di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, Kamis(7/9).

Kaitannya dengan Seminar Nasional dan Dies Natalis tersebut, Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Eko Suwardi, M,Sc., Ph. D mengatakan bahwa, acara yang didukung oleh Kemendagri ini rutin dilakukan setiap tahun.

Lebih lanjut kata Eko, berangkat dari hasil penelitian dosen dan mahasiswa Program Studi Magister Akuntansi Departemen Akuntansi FEB UGM tentang Kondisi Keuangan dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah di Indonesia, maka dipandang perlu hasil penelitiasn tersebut disebarluarkan kepada para pengampu kepentingan (stakeholder) yakni pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPRD, dan masyarakat sehingga kondisi dan transparansi keuangan daerah menjadi lebih optimal dari tahun ke tahun.

“Ke depan, pengelolan keuangan dan aset daerah jangan hanya berorientasi untuk meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, harus menuju pada substansi pengelolaan keuangan yang sehat dan transparan,” kata Eko.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)  Kota Tangsel, Warman Syanuddin merasa bersukur dan mengaku kalau penghargaan yang diberikan kepada Pemkot Tangsel tersebut, merupakan jerih payah dari Wali Kota Airin beserta seluruh jajarannya yang telah optimal dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.

“Penghargaan itu diraih karena Tangsel dinilai dalam katagori pengelolaan keuangan dan aset dalam APBD antara lain Belanja Tidak Langsung (BTL) dan Belanja Langsung (BL) terdapat keseimbangan 30-70%. Selain itu, pengelolaan keuangan dan aset daerah, juga telah dilakukan dengan menggunakan sistem aplikasi yang sudah terintegrasi di setiap komponen OPD di Kota Tangsel, ” ungkapnya.

Karenanya, Warman berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu aparatur pemerintah kota agar lebih maksimal dan inovatif dalam melakukan pengelolaan keuangan dan aset daerah untuk kepentingan layanan masyarakat yang lebih baik, transparan dan akuntabel.

Diketahui, Seminar Nasional yang dibagi menjadi 3 sesi itu dihadiri kurang lebih 500 peserta, terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta para praktisi di bidang keuangan negara/daerah. (1st/CRM/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Hadiri rapat Depeko, Benyamin: Semoga semua sektor usaha bisa survive hadapi pandemi COVID-19

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan dirinya menyadari akan kesulitan yang ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com