SMSI & Dewan Pers

Teguh Santosa: Pekerjaan SMSI masih jauh dari selesai

Jakarta, SUARA TANGERANG  –  Pekerjaan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) masih jauh dari selesai, pernyataan tersebut disampaikan  Ketua Umum SMSI Teguh Santosa di Sekretariat Dewan Pers, Jakarta usai mendaftarkan SMSI sebagai konstituen Dewan Pers, Jakarta, Jumat siang (8/9).

Dalam proses pendaftararan tersebut  telah diserahkan satu bundel dokumen yang antara lain berisikan AD/ART, susunan pengurus SMSI di tingkat nasional dan 26 provinsi, serta form isian persyaratan bagi calon anggota SMSI.

Selain itu, kepada Dewan Pers juga diserahkan  dokumen dari 265 perusahaan media massa berbasis internet  yang terverifikasi di 17 provinsi di Indonesia, yang  keseluruhannya telah didata sebagai anggota SMSI.

Saat pendaftaran tersebut,  Ketua Umum SMSI Teguh Santoro didampingi Sekjen SMSI Firdaus Ansueto dan unsur pimpinan SMSI pusat lainnya serta pimpinan SMSI daerah. Penasehat SMSI Rizal Ramli, Atal S. Depari dan Mirza Zulhadi pun ikut hadir.

Rombongan SMSI diterima Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Jauhar dan Wakil Ketua Pendataan Dewan Pers Hendri Ch. Bangun.

“Menurut Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dalam Rapat Kerja Nasional SMSI di Surabaya bulan Juli lalu, disampaikan bahwa syarat minimal pendaftaran organisasi perusahaan media baru ke Dewan Pers adalah pengurus minimal di 15 provinsi dan anggota minimal 200 perusahaan media. Alhamdulillah, hari ini  SMSI membawa lebih dari yang disyaratkan,” kata Teguh.

Setelah pendaftaran ini, pengurus SMSI di pusat maupun provinsi diminta untuk terus melakukan pendataan dan verifikasi anggota.

“Tugas kita masih jauh dari selesai. SMSI masih punya utang membentuk pengurus di 7 provinsi. Lalu, pengurus di sembilan provinsi harus menyelesaikan pendataan dan verifikasi. Begitu juga dengan pengurus 17 provinsi yang hari ini didaftarkan harus terus bekerja untuk mendata dan memverifikasi anggota dan calon anggota,” ujar Teguh dalam pertemuan yang diselenggarakan usai pendaftaran.

Pekerjaan ini, sebut Teguh akan dievaluasi lagi di bulan November.

“Di akhir bulan November, kita kirimkan lagi dokumen perusahaan media online anggota SMSI yang baru. Progres ini penting untuk memperlihatkan bahwa SMSI adalah organisasi yang serius dan dapat dipercaya,” ujar Teguh.

Evaluasi teknis mengenai penyerahan dokumen administrasi verifikasi anggota SMSI, sambungnya, akan dibahas dalam Rapat Pimpinan Nasional SMSI yang akan digelar di Provinsi Bangka Belitung pada pertengahan November.

Dalam catatan Dewan Pers saat ini ada tidak kurang dari 43 ribu media massa berbasis internet yang beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Sebagian besar tidak dikelola secara profesional serta tidak menghormati etika dan hukum jurnalistik.

Dalam berbagai kesempatan Teguh Santosa mengatakan bahwa SMSI ikut bertanggung jawab menciptakan kehidupan pers yang sehat dan membantu perusahaan-perusahaan media online menjadi perusahaan yang profesional dengan kualitas jurnalistik yang baik. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

SMSI: Media diminta arif dalam memberitakan produk DPR

Jakarta, SUARA TANGERANG – Para pengelola media massa, khususnya media siber diserukan untuk berhati-hati, dan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com