HKP & HBI

Hapsak Pancasila, Airin: Ini sebuah upaya mengingatkan pentingnya ideologi bangsa

Serpong, SUARA TANGERANG – Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Batik Nasional, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menyampaikan dengan memegang Pancasila sebagai pandangan hidup, dasar negara, landasan ideologi dan falsafah kehidupan, maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar, yang tidak saja melindungi segenap rakyatnya dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya, namun juga akan menjadi bangsa yang disegani dalam pergaulan antar bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Airin di hadapan para peserta upacara peringatan Hari Kesaktian (Hapsak)Pancasila dan Hari Batik Nasional yang dilaksanakan di Lapangan Cilenggang, Serpong, Senin (2/10).

Hapsak (Pancasila) yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini merupakan salah satu upaya memelihara ingatan kita bahwa Pancasila sebagai ideologi harus di pegang teguh oleh seluruh komponen bangsa dalam menyelenggarakan kehidupan berbangsa, bernegara serta dalam kehidupan sehari – hari.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan tema Kerja Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur” ini merupakan sebuah kesempatan bagi semua pihak untuk merefleksi dan menguatkan kembali komitmen masing – masing dari kita terhadap pengamalan nilai – nilai kehidupan yang terkandung dalam ke lima sila yang ada dalam Pancasila,” kata Airin.

Sementara itu, terkait dengan peringatan Hari Batik Nasional, Airin kembali megingatkan akan pengukuhan Batik Indonesia  sebagai warisan budaya tak benda peninggalan budaya dunia oleh UNESCO di Abu Dhabi pada pada tanggal 2 Oktober 2009, yang selanjutnya ditetapkan menjadi hari Batik Nasional.

Menurutnya, pengukuhan tersebut merupakan sebuah kebanggaan serta tantangan bagi para pemangku kepentingan untuk selalu menjaga serta melestarikan serta memelihara batik secara berkelanjutan sebagai warisan budaya.

Sebagai salah satu upaya ikut serta melestarikan warisan budaya tersebut, Kota Tangsel telah berikhtiar untuk memiliki batik khas daerah dengan corak yang khas dan tidak kalah saing dengan produksi batik lainnya.

“Sebagai pemangku kebijakan, pemerintah kota telah mendukung pengrajin batik yang ada di Tangsel melalui Dinas Koperasi  (Dinkop)dan UMKM  untuk memberikan pelatihan kepada pengrajin batik agar mereka memiliki inspirasi, pengetahuan yang tinggi dalam membuat batik yang berkualitas sehingga batik Tangerang Selatan dapat dikenal di seluruh Indonesia maupun mancanegara,” ungkapnya.

Untuk diketahui, upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Batik Nasional tersebut, juga dihadiri oleh pimpinan DPRD Kota Tangsel , Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Tangsel, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, para Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD serta para Pejabat Eselon III, IV dan para Pelaksana di Lingkup Pemerintahan Kota Tangsel. (1st/TRI/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tak penuhi syarat program RUTHL, rumah Nuraini tak bisa diperbaiki

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG –  Nuraini (42) warga Kampung Jaletreng RT 03/03, Kelurahan Serpong, Kecamatan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com