BPJS TK MMA Tangsel

Atlet Mixes Martial Arts di Tangsel jadi mitra BPJS Ketenagakerjaan

Tangsel, SUARA TANGERANG – Salah satu terobosan yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan adalah memberikan perlindungan pada pekerja informal atau disebut juga dengan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

Para pekerja BPU seperti petani, nelayan, pengemudi angkutan umum, pengemudi ojek, dokter, pengacara dan olahragawan profesional dapat memperoleh perlindungan dan jaminan yang sama dengan pekerja di sektor formal.

Hal ini dijelaskan oleh Bagian Pemasaran BPJS TK Tangsel Mira Indah Puspitasari pada suaratangerang.com saat ditemui di ruagannya, ia juga mengatakan bahwa banyak manfaat positif yang dapat diambil dari kepesertaan BPU atau kepesertaan mandiri, termasuk perlindungan kepada atlet bela diri Muangthai dan sejenisnya, terutama saat cidera melalui benturan fisik atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Terkati dengan perlindungan terhadap BPU tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah mengikat kerjsama dengan Club Seni Bela Diri Campuran atau lebih dikenal dengan Mixes Martial Arts (MMA) untuk mengcover para atlet yang tergabung dalam club ini lewat program kepesertaan BPJS TK bukan penerima upah (BPU).

“Dengan menjadi anggota atau kepesertaan BPJS TK – BPU, maka  banyak manfaat yang bisa dirasakan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), biaya perawatan medis dan biaya lainnya akan ditanggung pihak BPJSK,” terang Mira, Selasa (3/10).

Lanjut Mira banyaknya atlet yang tergabung dalam Club MMA dan Tarung Silat yang saat ini sudah  ikut kedalam kepesertaan JKN mandiri atau BPU. Di Kota Tangsel, sudah  ada 40 atlet ikut kepesertaan BPJS TK-BPU.

“Baru-baru ini para pecinta seni olah raga ekstrim menggelar  Tangerang Fight Night 2017 dengan kategori, Koreografi Silat, Perform, Booth, Short Curse, pertandingan Amatir MMA dan Pertandingan Amatir Silat dan para atlet-atlet tersebut sangat penting ikut kepesertaan pada BPU -BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan resiko cidera, karena dalam olah raga ini atlet diperbolehkan menggunakan berbagai teknik pertarungan seperti pergumulan, tendangan dan pukulan untuk mengalahkan lawannya, ” tandas Mira.

Harapannya, kepesertaan BPJS TK – BPUdi kalangan atlit di Tangsel akan terus meningkat, seiring dengan rencana BPJSK Kota Tangsel yang berencana menggaet Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel untuk melindungi para olahragawan di kota Cimore ini.

Senada, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangsel, Ibkar Saloma juga mengatakan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan BPJSTK- BPU tersebut, lembaga yang dipimpinnya ini tengah melakukan program jemput bola, salah satunya kepada para olahragawan atau atlit profesional di Tangerang Selatan.

“Dengan program jemput bolah ini kepesertaan BPJK TK -BPU di Kota Tangsel perlahan tapi pasti akan terus meningkat, “ kata Ibkar penuh optimis. (H3N).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkot Tangerang resmikan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid19

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi menetapkan pemberlakuan sanksi bagi ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com