Penyerahan Sertifikat Tanah oleh Presiden Jokowi

Presiden Jokowi serahkan 5100 sertifikat tanah untuk masyarakat Tangsel

Setu, SUARA TANGERANG – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Se-Tangerang Raya, telah menyerahkan 5100 sertifikat kepada masyarkat Tangsel, di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (10/11).

Menurut Presiden Jokowi, setiap kali ia melakukan kunjungan ke daerah hal yang sering ditanyakan masyarakat kepadanya adalah soal sertifikat tanah. Lanjut Presiden, dari 126 juta bidang tanah yang harus disertifikatkan, sampai tahun lalu, tahun 2016 baru 46 juta yang disertifikatkan.

Karenanya, ia memerintahkan Menteri Tata Ruang dan BPN untuk menyelesaikan persoalan sertifikat tanah ini di seluruh tanah air, 5 juta sertifikat untuk tahun ini, tahun 2017, dan terus bertambah samapi tahun 2019.

“Tahun ini, 5 juta sertifikat. Untuk tahun depan, tahun 2018, 7 juta sertifikat. Tahun depannya lagi, tahun 2019, 9 juta sertifikat. saya telah memerintahkan Menteri dan BPN untuk menyelesaikannya,” ujar Jokowi, Tangsel, Rabu (11/10).

“Harus pakai target, agar semuanya dapat diselesaikan, kalau tidak awas Pak Menteri!..” kata Presiden yang disambut gelak tawah dari selurah peserta acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Se-Tangerang Raya, yang juga dihadiri oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil, Gubernur Banten, Wahidin Halim, Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dan Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

Lebih jauh Jokowi mengatakan, sertifikat tanah yang diberikan pada hari bertujuan untuk mengurangi serta menghindari sengketa dan konflik yang banyak terjadi di masyarakat.

Sementara itu, Menteri Sofyan Djalil menyampaikan berdasarkan data Provinsi Banten memiliki 3.400.000 bidang tanah, 1.826.000 diantaranya sudah bersertifikat dan sekitar 1.570.000 bidang tanah lagi atau sekitar 47% belum bersertifikat. Dari jumlah tersebut, sekitar 600 bidang tanah akan diberikan sertifikat pada tahun 2018 mendatang.

“Sekitar 141.000 bidang tanah di Kota Tangsel belum bersertifikat. BPN akan mengalokasikan sekitar 100 ribu bidang tanah dan sekitar 50 ribu lagi akan dialokasikan oleh Wali Kota Tangsel, sehingga 100% bidang tanah yang berada di Kota Tangsel akan bersertifikat,” ungkap Menteri TR/BPN. (1st/CRW/H3N/*)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tak penuhi syarat program RUTHL, rumah Nuraini tak bisa diperbaiki

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG –  Nuraini (42) warga Kampung Jaletreng RT 03/03, Kelurahan Serpong, Kecamatan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com