Satgas Perlindungan Anak 4 RW di Ciputat

Airin kukuhkan Satgas Perlindungan Anak 4 RW di Ciputat

Ciputat, SUARA TANGERANG –  Satgas Perlindungan Anak adalah garda terdepan dalam pencegahan segala bentuk kekerasan terhadap anak dan bereaksi cepat bila sebuah kasus telah terjadi. Pernyataan ini sampaikan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany saat membentuk 14 satgas perllindungan anak di 4 RW, di Aula Kecamatan Ciputat, Tangsel, Senin (30/10).

Wali Kota Airin juga minta agar setiap kasus yang terjadi di wilayah masing-masing harus lebih dahulu diketahui satgas dibanding wartawan atau pihak kepolisian. “Seharusnya satgas perlindungan anak yang mengetahui lebih dahulu, jangan sampai wartawan atau pihak kepolisian lebih dahulu yang mengetahui,” ucap Airin.

Lanjut Airin, mengingat sangat pentingnya tugas dan fungsi satgas perlindungan anak di Tangsel, maka ia minta petugas satgas yang telah dikukuhkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh kesungguhan dan cepat tanggap dalam merespon setiap gejala yang memungkinkan dapat menimbulkan kasus kekerasan terahadap anak, maupun cepat tanggap dalam merespon setiap penanganan kasus.

“Harap saya, satgas perlindungan anak yang baru saja dikukuhkan ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dari seluruh satgas perlindungan anak yang sudah terbentuk agar lebih profesional dalam melaksanakan tugas,” ungkap Airin.

Airin juga berharap agar 14 satgas tersebut segera menambah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi standar operasional prosedur dan teknik dalam pencegahan dan penanganan pertama kasus kekerasan terhadap anak di Tangsel.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Khairati, menyampaikan bahwa tahun ini ada 14 orang dari 4 RW yang dikukuhkan menjadi anggota satgas perlindungan anak.. “Sebelumnya kita punya 108 satgas anak dengan jumlah anggota sebanyak 540 orang dan tahun ini sebanyak 4 RW dikukuhkan dengan jumlah satgas per masing-masing RW sebanyak 3 orang,”jelasnya

Satgas yang baru saja dikukuhkan ini terdiri dari Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Cempaka Putih, Pamulang Barat, Ciputat dan Sawah Baru.”Petugas ini ditetapkan berdasarkan SK walikota,” ungkap Khairati.

Dia berharap dengan dibentuknya satgas ini, para petugas dapat mendeteksi dan melaporkan permasalahan anak  yang ada diwilayah mereka masing-masing.

Diketahui, bahwa menurut Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak telah mengamanatkan bahwa pemerintah,orang tua,masyarakat dan dunia usaha wajib melindungi, memenuhi hak-hak anak dan menghargai pendapat mereka, agar mereka dapat tumbuh dan berkembang, menjadi manusia dewasa yang tangguh untuk memajukan bangsa. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkot Tangerang resmikan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid19

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi menetapkan pemberlakuan sanksi bagi ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com