BREAKING NEWS
Keluhkan perizinan di DPMPTSP Kab Tangerang

Pengusaha keluhkan proses perizinan di DPMPTSP Kabupaten Tangerang

Tangerang, SUARA TANGERANG – Salah satu pengusaha asal Cikupa, Lukman Nurhakim mengeluhkan  proses pengurusan perizinan di  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang,  pihaknya memgaku tidak ada kepastian proses perizinan, juga membuat pengusaha ini bingung.

“Saya yang mengurus sendiri Izin prinsipnya, di DPMPTSP, berkasnya masuk sejak  21 Maret 2017, berarti sudah hampir  8 bulan, hingga saat ini tidak ada kepastian,” keluh Lukman kepada wartawan, Rabu (1/11).

Lukman yang juga merupakan anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tangerang ini membeberkan,  proses pengajuan izin prinsipnya seperti digantung. Belum ada kepastian ditolak atau dikabulkan.

Lukman Nurhakim

Foto: Lukman Nurhakim

Menurutnya, hal tersebut membuat pengusaha dirugikan. Sebab menyangkut efisiensi waktu. Sebagai pengusaha ia butuh kepastian untuk bisa memindahkan tempat investasi andai ajuan perizinannya ditolak.

“Jangan dibiarkan menggantung. Kalau ditolak, ya tolak saja. Diterima, sebutkan diterima. Itu saja yang kami tunggu,” ungkapnya seraya berharap ke depan ada satu sistem terpadu dan kejelasan tentang proses perizinan di kota yang berjuluk seribu Industri itu.

Pengusaha bidang konstruksi dan perdagangan ini  menambahkan, selain dia,  ada juga rekannya seorang pengusaha yang sampai kini, kesulitan mengurus izin , baik itu pengurusan izin usaha, maupun pengurusan izin mendirikan bangunan.

“Padahal izin yang kami ajukan itu, bukan produksi bahan yang mudah terbakar, ” imbuhnya.

Lukman menduga masih banyak oknum di dinas, yang kerap menpersulit pengurusan perizinan. Hal ini pun terkesan, bahwa oknum-oknum tersebut tidak mengikuti instruksi dari Bupati untuk mempermudah perizinan.

“Kalau yang saya lihat, ini ada oknum-oknum yang coba-coba tidak ikuti perintah Bupati. Padahal, Bupati sudah instruksikan untuk mempermudah izin,” cetusnya.

Dia berharap, Pemda bisa mengatasi permasalahan seperti ini. Agar, ke depannya permasalahan perizinan bisa lebih terbuka, transparan dan dapat diselesaikan dengan cepat.

Kalau memang harus dibenahi harus transparanlah, agar masyarakat juga tahu, dan bisa sama-sama berkerja untuk mengatasi permasalahan yang terjadi,” pungkasnya.(Tib)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wali Kota Arief buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Radio Republik Indonesia

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah hadir sekaligus membuka acara ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com