BREAKING NEWS
Aset negara atau daerah

Polemik aset negara atau daerah, aktivis LSM dan Forwat akan gelar diskusi publik

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG  – Polemik aset negara atau daerah yang berunjung pada penguasaan dan pemanfaatan oleh pihak lain di wilayah Tangerang Raya, yaitu Kota Tangerang, Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang  masih terus berlangsung. Hal itu diungkapkan Tatang Sago, selaku Ketua Aliansi LSM Tangerang Raya.

Menurut Tatang, hingga sekarang masalah aset negara atau daerah masih menimbulkan masalah. Ini terjadi karena kemampuan pemerintah dalam menginventarisasikan aset-aset negara atau daerah belum memadai. Salah satunya soal keberadaan lahan seluas ratusan hektar milik Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) RI yang ada di Kota Tangerang, yang kini diduga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Tidak terkecuali yang diduga melibatkan oknum Pemerintah Daerah.

Maka atas dasar itu, menurut Tatang, perlu dilakukan pembenahan dan penertiban aset yang ada di wilayah Tangerang Raya agar tidak  menuai masalah dikemudian hari.

“Persoalan aset di wilayah Tangerang Raya sampai saat ini masih menjadi polemik. Seperti lahan Kemenkum Ham yang ada di Kota Tangerang itu banyak bermasalah,” jelas Tatang, Selasa (7/11).

Atas dasar itu sambung Tatang, pihaknya bersama aktivis penyelamat aset negara dan daerah se-Tangerang Raya, diantaranya: Dodi AR Kotok dari Tangerang Corupption Watch ( TCW), Akhwil Ramli dari Lembaga Pembela Hak Indonesia ( LPHI ), H. Febri dari Komunitas Love Tangerang ( Kilat)  dan Forum Wartawan Tangerang ( Forwat ) akan menggelar diskusi publik dalam waktu dekat ini.

“Forwat kami libatkan sebagai penyelenggara acara. Kita akan undang semua pihak terkait, seperti Kejati Banten, Gubernur, Dirjen Kemenkum HAM, Wali Kota dan Bupati se Tangerang Raya, Ketua DPRD se-Tangerang Raya, Advokat dan para aktivis,” paparnya.

Sementara itu Ketua Forwat, Andi Lala menyampaikan, bahwa kegiatan diskusi publik tersebut memang rutin dilaksanakan dan telah menjadi agenda tahunan Forwat. Sebelumnya Forwat juga pernah melaksanakan kegiatan diskusi terkait persoalan yang ada di wilayah yaitu diantaranya,  Tangerang Live Ditengah Konsep Pembangunan, Pembentukan Forum CSR dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Diskusi publik memang menjadi agenda tahunan Forwat. Ya, kami apresiasi usulan diskusi ini. Inshallah kita akan agendakan dalam waktu dekat,” katanya. (Hen/tim/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wali Kota Arief buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Radio Republik Indonesia

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah hadir sekaligus membuka acara ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com