Forwat bantu korban gusuran

Peduli sesama, Forwat beri bantuan untuk korban gusuran di Kampung Mekar Sari

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG  – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Forum Wartawan Tangerang (Forwat) memberi bantuan untuk warga korban penggusuran di RT 02/06 Kampung Mekar Sari, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Minggu (10/12).

Bantuan berupa mie instan dan air mineral itu diserahkan langsung  ketua Forwat, Andi Lala kepada salah seorang perwakilan warga korban gusuran.

Andi Lala mengatakan bantuan yang diberikan kepada warga tersebut merupakan bentuk kepedulian dan semata mata karena sisi kemanusiaan.

“Hari ini kami memberikan bantuan karena melihat sisi kemanusiaan. Kita tidak melihat siapa yang benar dan yang salah. Intinya kita ingin berbagai kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya usai menyerahkan bantuan.

Selanjutnya Andi berharap kepada warga korban gusuran agar tetap menjalankan aktivitasnya seperti sedia kala, tetap sabar dan tegar dalam menjalani hidup ini.

“Ya bantuan ini hasil sumbangan dari teman teman Forwat. Semoga menjadi nilai ibadah dikemudian hari. Kepada warga korban gusuran semoga sehat dan tetap semangat dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.

Sementara, Sururi (55) warga korban gusuran yang menerima bantuan itu mengucapkan terimakasih kepada Forwat sebagai organisasi wartawan di Kota Tangerang. Menurutnya,  saat ini warga yang berjumlah 100 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban pengusuran Rabu (6/12) lalu itu sangat membutuhkan uluran tangan berbagai pihak.

“Kami ucapkan terimkasih dan puji syukur atas bantuannya. Semoga ini bisa bermanfaat,” imbuhnya.

 WH angkat bicara soal nasib korban penggusuran di Kota Tangerang

Kondisi memprihatinkan dari warga korban penggusuran yang dilakukan beberapa waktu lalu, membuat Gubernur Banten Wahidin Halim angkat bicara. Pria yang akrab disapa WH ini prihatin dengan apa yang terjadi.

“Kalau masyarakatnya terlantar ya enggak boleh lah, pemerintah harus tanggung jawab, dan apalagi berdampak pada kesejahteraan mereka. Apa pun juga harus dipikirkan jalan keluarnya, tinggal di makam itu kan sudah enggak manusiawi,” ujar WH.

Ia menjelaskan, walau pun para korban penggusuran tidak memiliki tanah, pemerintah daerah harus mempertimbangkan sisi kemanusiaannya. “Mereka enggak bisa diterlantarkan begitu saja, walau pun mereka tidak punya tanah, tapi kan kita harus memfasilitasi, jadi human interst-nya harus dipertimbangkan,” imbuhnya.

Selaku Gubernur Banten, WH secara tegas langsung menghimbau kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah agar melalukan upaya penanganan secara sungguh-sungguh dalam persoalan ini.  Menurutnya jangan sampai permasalahan ini dibiarkan berlarut-larut.

“Saya minta kepada Wali Kota dan  jajaran pemerintah daerah untuk melakukan upaya-upaya penanganan secara sungguh-sungguh. Kami telah menurunkan tim untuk mencari kejelasan soal penertiban ini,” papar WH. (H3n/riis/tgr/Forwat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkot Tangerang merespon positif PSBB DKI Jakarta

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang merespon positif atas kebijakan yang ditempuh oleh ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com